Kendal Cari Sekda Baru! Pemkab Gelar Seleksi Terbuka 7 Jabatan Strategis, BKPP: Tak Ada Titipan!

Kendal Cari Sekda Baru! Pemkab Gelar Seleksi Terbuka 7 Jabatan Strategis, BKPP: Tak Ada Titipan!
ABDUL GHOFUR LAYANAN ADMINISTRASI - Beginilah aktivitas Pusat Layanan Administrasi Kepegawaian Terpadu, BKPP Kabupaten Kendal, Selasa (13/1/2026).
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, KENDAL – Pemerintah Kabupaten Kendal resmi membuka kesempatan bagi putra-putri terbaik ASN untuk mengisi kursi jabatan paling bergengsi di tingkat birokrasi daerah. Saat ini, Pemkab Kendal tengah mematangkan proses seleksi terbuka untuk posisi Sekretaris Daerah (Sekda) serta enam jabatan pimpinan tinggi (JPT) Pratama lainnya.

Langkah ini diambil guna mengisi kekosongan jabatan di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang selama ini diisi oleh pelaksana tugas. Proses pengisian jabatan strategis ini dipastikan akan berjalan ketat dengan pengawasan dari panitia seleksi (pansel) independen yang berasal dari berbagai unsur keahlian.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Kendal, Abdul Basir, mengungkapkan bahwa tujuh formasi yang dibuka meliputi posisi Sekda, Kepala Dinas Kesehatan, Inspektur Inspektorat, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, serta tiga posisi Staf Ahli Bupati.

Baca Juga:Hujan Angin di Kendal Tumbangkan Pohon Jati dan Asem Londo, Akses Jalan dan Listrik Sempat Putus TotalAngka Kemiskinan Batang Turun Jadi 7,79 Persen, Sektor Formal dan Program Daker Jadi Kunci Keberhasilan

“Pengisian jabatan ini dilakukan untuk memastikan roda pemerintahan berjalan efektif dan pelayanan publik tetap optimal. Prosesnya kami laksanakan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Abdul Basir, Selasa (13/1/2026).

Libatkan Akademisi dan Pemprov Jateng

Untuk menjamin objektivitas, pansel yang dibentuk terdiri dari minimal lima unsur. Komposisinya mencakup dua orang dari internal Pemkab Kendal, dua pakar dari kalangan akademisi, serta satu perwakilan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Abdul Basir menegaskan bahwa keterlibatan lintas unsur ini bertujuan untuk menutup celah praktik “titipan” atau penunjukan langsung yang menyalahi prosedur. Pansel akan mengawal ketat mulai dari seleksi administrasi hingga pendaftaran dan uji kompetensi.

“Pansel bekerja penuh sejak persiapan sampai menghasilkan tiga nama terbaik yang akan diajukan sesuai mekanisme. Tidak ada penunjukan langsung. Semua harus melalui seleksi dan mekanisme yang sah,” tegasnya.

Menunggu “Dawuh” Bupati

Meskipun persiapan teknis dan administratif sudah rampung 100 persen, pelaksanaan tes berikutnya masih menunggu instruksi resmi dari orang nomor satu di Kendal. Basir menyebutkan bahwa jadwal seleksi lanjutan akan segera dirilis begitu mendapat sinyal dari pimpinan.

“Tahapan sudah kami lalui. Tinggal menunggu arahan atau dawuh Ibu Bupati untuk pelaksanaan seleksi berikutnya,” tambah Basir.

0 Komentar