Kodim 0710 Pekalongan Buka Dapur Lapangan, Letkol Garry Herlambang: Suplai 250 Porsi untuk Pengungsi Banjir

Kodim 0710 Pekalongan Buka Dapur Lapangan, Letkol Garry Herlambang: Suplai 250 Porsi untuk Pengungsi Banjir
WAHYU HIDAYAT MENINJAU – Wakil Wali Kota Pekalongan Hj Balgis Diab saat meninjau dapur lapangan Kodim Pekalongan, Senin (26/1/2026).
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, KOTA PEKALONGAN – Komando Distrik Militer (Kodim) 0710/Pekalongan bergerak cepat merespons eskalasi bencana banjir yang melanda wilayah Kota Pekalongan. Sejak Sabtu, 17 Januari 2026, TNI telah mengoperasikan dapur lapangan di Makodim setempat untuk menjamin ketersediaan makanan siap santap bagi warga di titik-titik pengungsian.

Dapur lapangan ini dirancang untuk memproduksi sekitar 200 hingga 250 porsi makanan dalam sekali masak. Fokus utamanya adalah menyisir wilayah terdampak yang belum terjangkau oleh layanan dapur umum pemerintah daerah, guna memastikan tidak ada warga yang luput dari bantuan logistik.

Dandim 0710/Pekalongan, Letkol Arm Garry Herlambang, menegaskan bahwa operasional ini merupakan bentuk sinergi nyata antara TNI dengan Dinas Sosial serta BPBD Kota Pekalongan dalam masa tanggap darurat.

Baca Juga:Waspada Bakteri! Dinkes Pekalongan Beri Tips Olah Air Minum Agar Aman Dikonsumsi Seluruh KeluargaTanggul Kalibodri Sepanjang 150 Meter Kritis, Warga Cepiring Kendal Gotong Royong Tangani Secara Darurat

“Dapur lapangan Kodim ini sudah mulai beroperasi sejak Sabtu, 17 Januari 2026, sejak banjir di Kota Pekalongan mulai naik. Kami bersinergi dengan Dinsos dan BPBD dalam penyediaan bahan mentah. Kodim membantu dari sisi tenaga untuk memasak, kemudian setelah makanan siap, disalurkan kepada warga di pengungsian,” ujar Letkol Garry, Senin (26/1/2026).

Fokus pada Wilayah Terpencil dan Evakuasi

Letkol Garry menambahkan bahwa dapur lapangan ini bersifat situasional dan fleksibel mengikuti perkembangan di lapangan. Keberadaannya menjadi penyangga vital bagi pengungsi yang berada di lokasi-lokasi kecil atau wilayah yang sulit dijangkau.

“Setiap kali memasak, kurang lebih 200 sampai 250 porsi. Ini situasional, terutama untuk wilayah atau pengungsian yang belum ter-cover oleh Dinsos. Di situlah Kodim hadir untuk memberikan dukungan logistik makanan,” terangnya lebih lanjut.

Selain urusan perut, prajurit Kodim 0710/Pekalongan juga terlibat aktif dalam evakuasi fisik warga. Dengan mengerahkan dua perahu karet dan satu perahu fiber, personel TNI terus menyisir pemukiman yang terendam untuk memobilisasi warga ke tempat yang lebih aman.

Apresiasi dari Pemerintah Kota

Operasional dapur lapangan ini mendapat perhatian langsung dari Wakil Wali Kota Pekalongan, Hj. Balgis Diab. Saat meninjau aktivitas di Makodim, Balgis menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi TNI dalam meringankan beban pemerintah daerah dan masyarakat.

0 Komentar