Kepadatan di Pelabuhan Umum
Lumpuhnya alur Sungai Sambong juga menciptakan “kemacetan” di Pelabuhan Umum Batang. Kapal-kapal kini harus antre di tengah laut selama berjam-jam untuk mendapatkan giliran bersandar.
Dayat (38), nelayan lainnya, menyebut jadwal bongkar muat menjadi kacau. Meski telah ada koordinasi antara HNSI dan otoritas pelabuhan untuk izin sandar darurat, hal itu tetap dianggap bukan solusi jangka panjang yang ideal bagi kesejahteraan nelayan.
Para nelayan Batang kini mendesak pemerintah untuk segera melakukan langkah konkret dan permanen. Bagi mereka, muara Sungai Sambong adalah pintu utama penghidupan yang jika dibiarkan tertutup, akan mematikan ekonomi ribuan warga yang bergantung pada sektor kelautan. (fel)
