Dia berharap, semakin ramainya olahraga padel di Kota Pekalongan juga akan mendorong percepatan pembentukan pengurus cabang olahraga padel. Sehingga ke depan padel tidak hanya menjadi hobi namun juga bisa melahirkan prestasi.
“Padel Court 99 ini sudah memiliki fasilitas standar nasional, bahkan kalau saya lihat di sini atapnya yang paling tinggi dibandingkan yang lain di Kota Pekalongan, jadi untuk main, untuk lambung-lambung bola ini akan semakin nyaman. Jadi menurut saya ini bisa menjadi referensi lapangan padel yang akan dibangun ke depan,” tambahnya.
Saat ini, di Kota Pekalongan sudah ada tiga lapangan padel yang terbangun. Dalam waktu dekat, ada dua lapangan lagi yang akan menyusul. “Sudah ada dua lagi yang mengurus izin. Saat ini sudah ada tiga, jadi nanti akan ada lima,”” jelasnya.
Baca Juga:Pemkot Pekalongan Terima Penghargaan UHC Awards Tahun 2026Hadirkan Pelayanan Publik yang Optimal, Jasa Raharja Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Kepatuhan Masyarakat
Dalam kesempatan itu, Wali Kota juga berpesan kepada seluruh pemilik lapangan padel di Kota Pekalongan agar tidak hanya semata menjalankan bisnis tapi juga memikirkan pembinaan. Jika cabor sudah terbentuk, diharapkan dapat turut berkontribusi membina atlet.
“Jadi mungkin ada jam-jam khusus untuk atlet-atlet kita, untuk latihan padel supaya bisa lebih meningkatkan prestasi. Tambahkan liga nanti dibikin liga seperti apa. Harapannya dari owner ini menyediakan jam ya khusus, walaupun bukan di jam favorit yang rame, seperti sore sampai malam. Tapi ada jam-jam tertentu yang memang itu khusus untuk pembinaan atlet,” harapnya.(nul)
