“Di luar titik yang ditangani rigid beton, kami tetap lakukan patching atau penambalan lubang. Jadi tidak dibiarkan rusak saat arus mudik. Target kami, H-10 Lebaran sudah tidak ada pekerjaan konstruksi di titik-titik tersebut,” tegas Ridwan.
BBPJN optimistis seluruh pengerjaan konstruksi tahap awal akan rampung pada akhir Februari atau awal Maret mendatang. Pengguna jalan pun diimbau untuk tetap waspada dan mematuhi rambu-rambu pengamanan, terutama saat melintasi area proyek pada malam hari. (nul)
