Tantangan Regenerasi Pembatik
Meskipun pengarsipan telah sukses dilakukan, pelestarian sesungguhnya tetap berada di tangan para penerus. Saat ini, 16 motif yang telah terselamatkan antara lain motif Pelo Ati, Kotak Gambir, Banji, Kupat Lepet, Tambal, Kawung Jenggot, hingga Nyah Pratin.
Dekranasda dan komunitas pembatik tetap memprioritaskan regenerasi melalui pelatihan di lembaga pendidikan maupun sanggar mandiri. Upaya ini dilakukan agar Batik Rifa’iyah tidak hanya menjadi “benda museum” dalam lembaran kertas, tetapi tetap hidup sebagai komoditas ekonomi dan identitas budaya yang dikenakan oleh generasi mendatang. (nov)
