RADARPEKALONGAN.ID – Persediaan emas di Indonesia terbatas menjadi isu besar di awal hingga pertengahan 2026, terutama bagi masyarakat yang menjadikan emas sebagai instrumen investasi utama.
Kondisi ini bukan sekadar rumor, karena banyak calon pembeli kesulitan mendapatkan emas fisik di gerai resmi seperti Antam dan Pegadaian.
Di tengah meningkatnya minat investasi emas sebagai aset lindung nilai, keterbatasan pasokan justru menjadi pemicu kegelisahan pasar.
Baca Juga:Pernyataan Resmi Pegadaian di Platform Instagram! Banyaknya Permintaan Jadi Alasan Sulit Cetak Emas FisikHarga Buyback Emas Antam Hari Ini 5 Februari 2026 Turun Tajam! Ini Waktunya Jual atau Tahan?
Persediaan Emas di Indonesia Terbatas di Gerai Resmi
Fakta di lapangan menunjukkan bahwa persediaan emas di Indonesia terbatas, khususnya untuk emas fisik bersertifikat.
Di berbagai Butik Logam Mulia Antam dan outlet Pegadaian, stok emas sering kali habis dalam waktu singkat.
Kondisi yang saat ini terjadi antara lain:
- Stok emas Antam cepat habis begitu tersedia di gerai fisik
- Sistem pre-order sering macet dan waktu tunggu bisa mencapai beberapa minggu
- Tidak semua ukuran emas tersedia, terutama pecahan kecil yang paling diminati
Sementara itu, emas masih relatif tersedia secara online melalui marketplace atau platform digital. Namun, banyak konsumen tetap lebih memilih gerai resmi karena alasan keamanan dan keaslian produk.
Data Produksi 2026 Jadi Sinyal Kuat Kelangkaan
Salah satu penyebab utama persediaan emas di Indonesia terbatas adalah penurunan produksi emas nasional. Sepanjang 2026, produksi emas dari Freeport tercatat hanya sekitar 26 ton, jauh di bawah target awal 45 ton.
Penurunan ini berdampak langsung karena:
- Hampir seluruh hasil produksi Freeport diserap oleh Antam
- Pasokan belum mampu mengimbangi lonjakan permintaan domestik
- Pemulihan produksi belum sepenuhnya stabil hingga kuartal kedua 2026
Akibatnya, pasokan emas nasional berada dalam kondisi ketat meskipun kebutuhan pasar terus meningkat.
Penyebab Utama Persediaan Emas di Indonesia Terbatas
Kelangkaan emas tidak terjadi tanpa sebab. Ada beberapa faktor besar yang saling berkaitan dan memperparah kondisi supply emas di dalam negeri.
Beberapa penyebab utamanya meliputi:
- Gangguan produksi Freeport akibat longsor di Grasberg pada September 2025
- Kebakaran smelter Gresik yang menghentikan proses pengolahan hingga April 2026
- Penurunan output produksi hingga sekitar 43 persen
- Standar ketat Antam yang hanya menggunakan emas traceable LBMA 99,99 persen
- Penolakan terhadap emas scrap atau perhiasan ilegal demi menjaga legalitas
- Hambatan distribusi akibat logistik dan gejolak ekonomi global
- Fenomena peak gold global yang menandakan cadangan tambang emas dunia mulai menipis
