Polres Batang Kerahkan Kekuatan Penuh Ungkap Aksi Begal di Bandar, Patroli Intensif di Jalur Rawan

Polres Batang Kerahkan Kekuatan Penuh Ungkap Aksi Begal di Bandar, Patroli Intensif di Jalur Rawan
M. DHIA THUFAIL KETERANGAN PERS - Kasatreskrim Polres Batang IPTU Albertus Sudaryono saat memberikan keterangan pada awak media.
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, BATANG – Maraknya aksi kejahatan jalanan di wilayah Kecamatan Bandar dalam sepekan terakhir memicu respons cepat dari aparat kepolisian. Polres Batang melalui Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) memastikan telah mengerahkan kekuatan penuh untuk memburu para pelaku pembegalan yang meresahkan warga Batang bagian selatan.

Kasatreskrim Polres Batang, IPTU Albertus Sudaryono, menegaskan bahwa serangkaian kasus yang menimpa tenaga kesehatan hingga pedagang warung tersebut sedang dalam penanganan serius. Tim di lapangan terus bergerak mengumpulkan bukti dan mengejar jejak para pelaku.

“Kasusnya sedang kami tangani. Laporan pembegalan yang dialami seorang bidan sudah kami proses, dan anggota masih melakukan penyelidikan di lapangan,” tegas IPTU Sudaryono saat ditemui awak media, Rabu (4/2/2026).

Baca Juga:Nasib Guru Honorer Batang Menggantung, PGRI Desak Gaji PPPK Dibiayai APBN Agar Daerah Tak Terbebani10 Anggota DPRD Kendal Absen di Musrenbang Ngampel, Warga Kecewa Aspirasi Tak Dikawal Wakil Rakyat

Fokus Patroli di Wilayah Batang Selatan

Sebagai langkah pencegahan agar aksi serupa tidak terulang, Polres Batang meningkatkan intensitas patroli gabungan. Fokus pengamanan kini diarahkan secara khusus ke wilayah yang dinilai rawan, mencakup Kecamatan Bandar, Blado, dan Wonotunggal.

Patroli terpadu lintas polsek ini menyasar jalan-jalan utama, pemukiman, hingga ruas jalan sepi dengan penerangan minim yang disinyalir menjadi celah bagi pelaku kriminal untuk beraksi.

“Saat ini fokus kami memang di tiga kecamatan, yakni Bandar, Blado, dan Wonotunggal. Namun seluruh jajaran Polsek tetap kami instruksikan untuk memperketat patroli rutin siang dan malam. Ini komitmen kami menjaga kamtibmas di Kabupaten Batang,” ujarnya secara lugas.

Kejahatan Beruntun di Bandar

Sebagaimana diketahui, wilayah Bandar dihantui tiga aksi kriminal brutal dalam sepekan. Mulai dari pembegalan bidan di Jembatan Kali Terju pada 27 Januari, percobaan begal pada Minggu dini hari, hingga penyekapan pedagang warung di Desa Tumbrep pada Minggu malam (1/2).

Modus para pelaku tergolong berani dengan menggunakan senjata tajam dan memanfaatkan kondisi jalan yang gelap. Minimnya Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di wilayah perbukitan Batang Selatan memang menjadi keluhan utama masyarakat setempat.

Ajakan Kolaborasi Masyarakat

IPTU Sudaryono menambahkan bahwa kehadiran polisi di lapangan juga diiringi dengan pendekatan humanis untuk memberikan rasa aman. Namun, ia menekankan bahwa keberhasilan menekan angka kriminalitas membutuhkan peran aktif dari masyarakat.

0 Komentar