RADARPEKALONGAN.ID – Emas Bank BSI semakin menunjukkan tajinya sebagai salah satu pilihan investasi syariah yang paling diminati masyarakat.
Seiring tren kenaikan harga emas global, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mencatat pertumbuhan bisnis emas yang melejit sepanjang tahun 2025.
Lonjakan ini tidak hanya terjadi pada satu produk, tetapi merata di seluruh ekosistem emas yang dikembangkan BSI.
Baca Juga:Harga Emas Dunia Pekan Depan Diprediksi Bangkit Menurut Pakar! Ini Level Kunci yang Wajib Dipantau!Harga Buyback Emas Antam Hari Ini Tanggal 7 Februari 2026 Naik Tajam, Waktunya Jual Sekarang?
Mulai dari cicil emas, gadai emas, hingga layanan bullion bank, semuanya mencatatkan kinerja positif.
Kondisi ini memperkuat posisi BSI sebagai pemain utama dalam industri emas berbasis perbankan syariah di Indonesia.
Pertumbuhan Fantastis Bisnis Emas Bank BSI Sepanjang 2025
Direktur Sales & Distribution BSI, Anton Sukarna, mengungkapkan bahwa pertumbuhan bisnis emas non bullion bank mencapai angka yang sangat signifikan.
Total volume bisnis cicil emas dan gadai emas tercatat sebesar Rp 22,90 triliun dengan pertumbuhan mencapai 78,60 persen.
Rinciannya sebagai berikut:
- Cicil emas mencapai Rp 12,89 triliun
- Gadai emas mencapai Rp 10,02 triliun
Dari sisi pertumbuhan tahunan, cicil emas bahkan melonjak hingga 101,23 persen secara year on year.
Sementara itu, gadai emas tumbuh 56,05 persen secara tahunan. Angka ini menunjukkan bahwa emas Bank BSI tidak hanya diminati sebagai investasi jangka panjang, tetapi juga sebagai solusi likuiditas yang praktis.
Bullion Bank Jadi Penggerak Baru Emas Bank BSI
Tidak hanya sektor non bullion, kinerja bullion bank BSI juga mencatat pencapaian luar biasa.
Baca Juga:Harga Emas Antam Hari Ini Tanggal 7 Februari 2026 Turun Tajam Hingga Rp36.000 per Gram! Ini Rinciannya!Harga Emas Antam Hari Ini Tanggal 7 Februari 2026 Turun Tajam Hingga Rp36.000 per Gram! Ini Rinciannya!
Sepanjang 2025, penjualan emas melalui bullion bank mencapai 2,2 ton emas. Capaian ini menjadi tonggak penting, mengingat BSI resmi menjadi bank emas atau bullion bank pertama di Indonesia sejak Februari 2026.
Sebagai bullion bank, BSI menghadirkan layanan titipan emas serta jual beli emas yang lebih terintegrasi.
Model ini memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk berinvestasi emas secara aman, transparan, dan sesuai prinsip syariah.
BSI juga berkomitmen untuk terus mensosialisasikan investasi emas agar masyarakat semakin memahami manfaat menabung emas sebagai instrumen perlindungan nilai aset.
Jumlah Nasabah Emas Bank BSI Tembus 1 Juta
Selain pertumbuhan nilai transaksi, emas Bank BSI juga mencatat lonjakan signifikan dari sisi jumlah nasabah. Hingga awal 2026, total nasabah bisnis emas BSI telah menembus angka 1 juta.
