“Penambahan posko dan jumlah pengungsi terjadi di beberapa lokasi. Kami terus melakukan asesmen dan distribusi logistik. Ketinggian banjir saat ini berkisar 30 hingga 100 sentimeter, terutama di wilayah pesisir akibat naiknya muka air laut,” kata Bambang.
Hingga Minggu (8/2/2026), Kecamatan Tirto masih menjadi wilayah terdampak paling parah dengan total 1.399 pengungsi di 17 posko. Pemerintah daerah kini fokus pada penguatan pelayanan kesehatan keliling dan pemastian pasokan logistik dapur umum yang mulai menipis demi mencegah jatuhnya korban jiwa tambahan di tengah kepungan air. (had)
