RADARPEKALONGAN.ID, BATANG – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang mulai memanaskan mesin menjelang perhelatan besar Sensus Ekonomi 2026. Sensus yang hanya digelar satu kali dalam sepuluh tahun ini akan menyasar seluruh lini usaha, mulai dari perusahaan raksasa, UMKM rumahan, hingga para pebisnis online yang kini menjamur di era digital.
Pelaksanaan pendataan secara masif dijadwalkan berlangsung pada Mei hingga Juli 2026. Fokus utama sensus kali ini adalah memetakan struktur ekonomi yang telah bergeser drastis menuju ekosistem digital dalam satu dekade terakhir.
Kepala BPS Batang, Heni Djumadi, menekankan bahwa keterlibatan lintas sektor sangat krusial agar data yang dihasilkan menjadi potret nyata kekuatan ekonomi di wilayah Kabupaten Batang.
Baca Juga:Banjir Pekalongan Meluas, Lansia Korban Banjir Meninggal di Pengungsian Dupantex Usai Tiga Pekan TerendamPolres Pekalongan Kota Sapa Sopir Angkot, Jangan Asal Berhenti, Utamakan Budaya Tertib Berlalu Lintas
“Sensus Ekonomi ini akan mendata semua jenis usaha. Untuk pelaku usaha besar, pendataan dilakukan secara online mulai Mei mendatang karena mereka sudah terbiasa menggunakan teknologi digital seperti website dan email,” ujar Heni saat membuka kegiatan Pembinaan Statistik Sektoral di Hotel Kiyana Batang, Kamis (6/2/2026).
Petugas Ketuk Pintu Pebisnis Online
Salah satu tantangan besar dalam Sensus Ekonomi 2026 adalah mendata pelaku ekonomi yang tidak memiliki toko fisik. Saat ini, banyak warga yang menjalankan bisnisnya murni dari rumah melalui platform media sosial maupun marketplace. BPS Batang telah menyiapkan ratusan mitra statistik terlatih untuk melakukan pendataan dari pintu ke pintu (door to door).
Heni menjelaskan, kategori subjek sensus kini lebih luas mencakup konten kreator, influencer, hingga pemilik toko daring. Pendataan akan menjangkau hingga ke tingkat rukun tetangga (RT) untuk memastikan tidak ada unit usaha yang terlewat.
“Masyarakat diharapkan memanfaatkan momen sensus ini dengan baik. Banyak pelaku ekonomi baru bermunculan di era digital, seperti pemilik toko online hingga konten kreator. Pendataan ini hanya satu kali dalam satu dekade, jadi sangat penting untuk akurasi kebijakan ke depan,” jelasnya.
UMKM Aisyiyah Siap Berkontribusi
Respons positif datang dari berbagai organisasi kemasyarakatan, salah satunya Aisyiyah. Perwakilan Aisyiyah, Rizky, menilai metode pendataan langsung ke lapangan merupakan langkah paling efektif untuk memotret realitas ekonomi di akar rumput.
