RADARPEKALONGAN.ID, KENDAL – Misteri penyebab kebakaran hebat yang menghanguskan gudang penyimpanan tiner dan gipsum di Kelurahan Langenharjo, Kecamatan Kendal, akhirnya menemui titik terang. Pihak kepolisian menduga kuat insiden yang terjadi pada Senin (23/2/2026) pagi tersebut dipicu oleh hubungan arus pendek listrik atau korsleting.
Kebakaran yang melanda bangunan di wilayah RT 6 RW 5 tersebut sempat membuat warga sekitar panik luar biasa. Pasalnya, api muncul dari area permukiman padat dan menyambar bahan kimia cair yang sangat mudah terbakar.
Kapolsek Kendal Kota, Iptu Sanhaji, mengonfirmasi bahwa berdasarkan hasil penyelidikan awal di tempat kejadian perkara (TKP), percikan api pertama kali muncul dari masalah instalasi listrik.
Baca Juga:Polres Kendal Musnahkan Puluhan Kilogram Bahan Peledak Obat Petasan di Area Tambang Galian C KaliwunguDukung Kawasan Industri, 40 Bidang Tanah di Sarirejo Kendal Terdampak Jalur SUTT 150 KV KEK Kendal
“Dugaan sementara adanya hubungan arus pendek listrik. Titik percikan api diduga berasal dari instalasi listrik di rumah yang berdempetan dengan gudang,” tegas Iptu Sanhaji saat dikonfirmasi, Selasa (24/2/2026).
Api Merembet Cepat Akibat Bahan Kimia
Iptu Sanhaji menjelaskan, rumah yang menjadi titik awal api tersebut difungsikan sebagai gudang bagian belakang untuk menyimpan gipsum. Karena posisinya berdempetan dengan gudang utama yang berisi tiner, api dengan sangat cepat membesar dan merambat ke bangunan depan.
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kendal, Zaima Hilmi, mengakui timnya sempat kesulitan menjinakkan si jago merah. Hal ini dikarenakan tumpukan tiner yang bersifat volatil membuat api terus berkobar meski sudah disemprot air.
“Kendalanya memang itu gudang tiner, ada bahan kimia jadi sulit dipadamkan. Ada dua lokasi yang terbakar, gudang depan dan belakang. Saat kami tiba, api sudah cukup besar,” ujar Zaima Hilmi lugas.
Update Kondisi Korban dan Kerugian
Tragedi ini memakan satu korban luka, yakni Manto, seorang penjaga gudang yang terjebak saat api mulai mengepung bangunan. Manto dilaporkan mengalami luka bakar serius dan saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSUD dr. H. Soewondo Kendal.
Saksi mata di lokasi, Aris, menuturkan betapa mencekamnya situasi saat itu. “Saya langsung keluar rumah dan melihat ke arah timur, terlihat kobaran api sudah besar setelah mendengar teriakan warga,” ungkapnya.
