“Rasanya gurih dan renyah. Kalau Ramadan, hampir selalu ada di meja makan,” tutur Fikri singkat.
Keberhasilan UMKM seperti Dwi Djaya diharapkan tidak hanya menggerakkan roda ekonomi desa, tetapi juga mampu membuka lebih banyak lapangan pekerjaan bagi warga sekitar di tengah geliat ekonomi kreatif Kabupaten Kendal. (fur)
