RADARPEKALONGAN.ID, KENDAL – Seorang pengemudi truk tronton ditemukan meninggal dunia secara mendadak tak lama setelah memarkirkan kendaraannya di Kawasan Industri Kendal (KIK), Senin pagi, 2 Maret 2026. Insiden ini menggemparkan para pekerja di kawasan tersebut lantaran korban ditemukan tergeletak tepat di samping truk yang dikemudikannya.
Korban diketahui bernama Sarijo, warga Plumbon, Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo, DIY. Ia mengemudikan truk tronton berwarna hijau dengan nomor polisi H 9077 WO yang membawa muatan logistik dari Tangerang menuju Kendal.
Kapolsek Kaliwungu, AKP Nindya Putra Wahyu Nugroho, mengonfirmasi kejadian tersebut. Berdasarkan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan fisik luar, pihak kepolisian tidak menemukan adanya indikasi kekerasan pada tubuh pria paruh baya tersebut.
Baca Juga:Pasca OTT Bupati Fadia Arafiq, Wabup Sukirman Jamin Pelayanan Publik dan THR ASN Pekalongan Tetap AmanDiterjang Angin Kencang dan Hujan, 10 Rumah di Pasirkratonkramat Pekalongan Rusak, Satu Dinding Roboh
“Kejadian tadi pagi. Korban warga Plumbon, Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo DIY. Tidak ditemukan tanda kekerasan. Dugaan sementara korban meninggal dunia akibat serangan jantung,” ujar AKP Nindya saat memberikan keterangan resmi, Senin siang.
Keluhkan Keringat Dingin Sejak dari Tangerang
Kematian Sarijo diduga kuat berkaitan dengan kondisi kesehatannya yang terus menurun selama perjalanan jauh lintas provinsi. Berdasarkan kesaksian rekan kerja atau kernet truk, korban sudah menunjukkan gejala tidak sehat sejak malam hari sebelum tiba di lokasi tujuan.
Korban dilaporkan sempat mengeluhkan batuk yang tidak kunjung reda serta keluarnya keringat dingin secara berlebihan. Bahkan, sesaat sebelum ditemukan tak bernyawa, korban sempat meminta bantuan rekannya untuk dikerok guna meredakan rasa tidak enak badan yang dialaminya.
“Korban mengeluh batuk dan keringat dingin sejak semalam. Setelah itu, rekannya melihat korban sudah dalam kondisi tergeletak di samping truk,” ungkap Kapolsek Kaliwungu menjelaskan kronologi singkat di lapangan.
Peringatan bagi Pengemudi Jarak Jauh
Mengetahui korban sudah tidak bernapas, saksi mata segera melaporkan kejadian tersebut kepada petugas keamanan KIK yang kemudian diteruskan ke Mapolsek Kaliwungu. Jenazah korban kini telah dievakuasi ke fasilitas medis terdekat untuk pemeriksaan lebih lanjut sebelum dipulangkan ke kampung halaman di Kulon Progo.
Menyikapi peristiwa pilu ini, AKP Nindya memberikan imbauan keras kepada para sopir angkutan barang, terutama yang menempuh rute jarak jauh (lintas wilayah), untuk tidak memaksakan diri saat kondisi fisik mulai menurun.
