RADARPEKALONGAN.ID – Menjelang waktu berbuka puasa, suasana sore di pusat pemerintahan Kabupaten Pekalongan tampak semakin hidup. Hamparan rumput hijau yang luas dipenuhi pengunjung dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang tua.
Mereka datang dari berbagai desa sekitar dengan tujuan yang sama, yaitu menikmati momen ngabuburit sambil bersantai menunggu azan magrib berkumandang.
Alun-Alun Kajen menjadi salah satu lokasi favorit warga untuk menghabiskan waktu sore selama bulan Ramadan. Terlebih saat ini alin-alun kajen tampil lebih modern dan nyaman. Salah satu daya tarik utamanya adalah miniatur Al-Qur’an yang dilengkapi air mancur, yang berdiri megah sebagai ikon baru Kota Santri.
Baca Juga:Keberhasilan Program GENTING di Batang, 98 Persen Anak Stunting Alami Kenaikan Berat Badan SignifikanPolres Kendal Sambangi Panti Asuhan Darul Hadlonah, Bagikan 150 Paket Sembako dan Takjil Ramadan
Ikon tersebut menjadi pusat perhatian pengunjung. Banyak warga memanfaatkan spot ini untuk mengabadikan momen bersama keluarga maupun teman. Air mancur yang mengalir lembut serta desain miniatur yang unik memberikan kesan religius sekaligus estetik, menjadikannya latar yang menarik untuk diabadikan.
Menjelang waktu berbuka, jumlah pengunjung terus bertambah. Banyak keluarga terlihat duduk santai di sekitar alun-alun, menikmati suasana sore yang sejuk. Anak-anak bermain dengan riang di area terbuka, sementara para remaja berkumpul bersama teman-temannya. Kehadiran ruang terbuka yang nyaman membuat alun-alun ini menjadi tempat yang cocok untuk melepas penat setelah beraktivitas seharian.
Selain menjadi tempat bersantai, Alun-Alun Kajen juga dikenal sebagai surga kuliner apalagi saat Ramadan. Di sepanjang area alun-alun, berjejer pedagang yang menjual berbagai macam takjil dan makanan khas. Mulai dari kolak, es campur, bubur, jajanan pasar, hingga makanan berat seperti nasi megono, tauto, soto, dan bakso bakar tersedia untuk para pengunjung.
Aroma makanan yang menggoda semakin menambah semarak suasana sore. Banyak warga yang sengaja datang lebih awal untuk berburu takjil sebagai menu berbuka puasa. Kehadiran para pedagang ini juga memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin berbuka puasa tanpa harus jauh-jauh mencari makanan.
Tak hanya itu, tersedia pula hiburan menarik seperti penyewaan kereta kuda yang bisa digunakan untuk berkeliling area alun-alun Kajen. Wahana ini menjadi favorit anak-anak maupun keluarga yang ingin menikmati suasana dengan cara berbeda. Selain itu, beberapa warga juga memanfaatkan area alun-alun untuk berolahraga ringan seperti jogging atau berjalan santai.
