HUT Batang ke-60, 1.000 Penari Babalu Bergaya Men in Black Siap Pecahkan Rekor MURI di Lapangan Dracik

  HUT Batang ke-60, 1.000 Penari Babalu Bergaya Men in Black Siap Pecahkan Rekor MURI di Lapangan Dracik
NOVIA ROCHMAWATI TAMPILKAN BABALU - Sejumlah pelajar menampilkan tari Babalu dalam sebuah pentas di salah satu SMP di Kabupaten Batang.
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, BATANG – Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) tengah menyiapkan sebuah pertunjukan seni kolosal yang ambisius. Bertajuk “Goyang Babalu Massal”, acara ini diproyeksikan melibatkan 1.000 penari untuk memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-60 Kabupaten Batang.

Uniknya, pertunjukan tari tradisional khas Batang ini akan dikemas dengan sentuhan modern, yakni bergaya “Men in Black”. Aksi kolosal ini dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 10 April 2026, bertempat di Lapangan Dracik, kawasan Kampus Proyonanggan Selatan.

Kepala Disdikbud Batang, Bambang Suryantoro Sudibyo, menegaskan bahwa agenda ini bukan sekadar perayaan, melainkan upaya strategis untuk melestarikan kebudayaan lokal di tengah arus modernisasi.

Baca Juga:Nekat! Kapolsek Kaliwungu Dipukul Saat Lerai Tawuran di Kendal, Dua Pemuda Mabuk Jadi TersangkaCegah Kecelakaan Mudik 2026, Satlantas dan Dishub Pekalongan Ramp Check Bus di Terminal Tipe A Pekalongan

“Pemecahan rekor MURI melalui tari Babalu oleh 1.000 peserta ini sangat positif karena dapat semakin memperkenalkan tarian khas Batang kepada masyarakat, khususnya generasi muda,” ujar Bambang saat memberikan keterangan resmi, Senin (9/3/2026).

Kolaborasi Pelajar dan ASN

Sebanyak 1.000 peserta yang terdiri dari siswa tingkat SMP dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Batang akan bersinergi menarikan gerak lincah Babalu secara bersamaan. Saat ini, para guru seni budaya di berbagai sekolah mulai mengintensifkan latihan bagi para siswa.

Langkah ini juga sejalan dengan kebijakan Disdikbud yang telah menetapkan tari Babalu sebagai materi muatan lokal seni budaya.

“Pesertanya berasal dari siswa SMP serta ASN yang akan menari Babalu secara massal. Harapannya, setelah ditampilkan oleh 1.000 penari, tari Babalu semakin dikenal luas, bahkan hingga tingkat internasional,” tambah Bambang.

Undang Sri Sultan HB X sebagai Tamu Kehormatan

Peringatan HUT ke-60 ini dipastikan semakin istimewa dengan rencana kehadiran tamu agung. Pemerintah Kabupaten Batang berencana mengundang Raja Keraton Kesultanan Yogyakarta sekaligus Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, untuk menyaksikan kirab budaya.

“Rencananya Ngarso Dalem akan diundang sebagai tamu kehormatan untuk menyaksikan kirab budaya pada Rabu, 8 April 2026,” jelas Bambang.

Kebanggaan Sang Maestro

Pencipta tari Babalu, Suningsih, menyatakan rasa bangga dan haru atas terpilihnya karya ciptaannya sebagai representasi budaya dalam ajang pemecahan rekor dunia tersebut. Baginya, pementasan massal ini merupakan sarana edukasi yang sangat efektif bagi anak-anak di Batang.

0 Komentar