Pesantren Ramadan SDIT Bahrul Ulum Pekalongan, Fokus Perbaiki Wudu hingga Aksi Berbagi Takjil

Pesantren Ramadan SDIT Bahrul Ulum Pekalongan, Fokus Perbaiki Wudu hingga Aksi Berbagi Takjil
MALEKHA BAGI-BAGI - Para siswa SDIT Bahrul Ulum sedang membagikan takjil kepada pengguna jalan.
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, KOTA PEKALONGAN – Mengisi semarak bulan suci Ramadan dengan ragam kegiatan positif, SDIT Bahrul Ulum Pekalongan menggelar program khusus bertajuk Pesantren Ramadan. Rangkaian kegiatan ini dirancang secara komprehensif, mulai dari penguatan ibadah dasar hingga aksi sosial turun ke jalan untuk membentuk karakter siswa yang religius dan memiliki kepekaan sosial tinggi.

Kepala SDIT Bahrul Ulum, Muhammad Abdul Aziz, S.Pd., menjelaskan bahwa selama bulan puasa, sekolah menerapkan kebijakan jam belajar setengah hari (half day). Setelah para siswa merampungkan Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS) di pekan kedua, fokus Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) langsung dialihkan pada pendalaman materi agama melalui Pesantren Ramadan.

Menariknya, salah satu fokus utama pesantren kilat tahun ini adalah muraja’ah atau mengulang kembali tata cara ibadah dasar, terutama wudu.

Baca Juga:Mudik Lebaran 2026: Dishub Batang Buka Rest Area 24 Jam Dilengkapi Kasur hingga SPKLUArus Mudik Lebaran 2026: Pantura dan Tol Kendal Mulus, Polisi Siagakan Pos Pengamanan

“Kegiatan Pesantren Ramadan ini kami isi dengan mengulang kembali pembelajaran yang telah lampau, terutama dalam hal praktik wudu. Kami merasa perlu memastikan anak-anak, khususnya kelas 5 dan 6, tetap menjalankan praktik wudu dengan benar dan tidak lupa,” ujar Muhammad Abdul Aziz, S.Pd. di sekolah setempat.

Latih Empati lewat Berbagi Takjil

Selain memperdalam ilmu agama dan kegiatan seni budaya islami, program ini memuncak pada aksi sosial pembagian takjil gratis bagi warga sekitar dan pengguna jalan. Kegiatan ini kemudian ditutup dengan prosesi khataman dan doa bersama.

Meski rangkaian Pesantren Ramadan diikuti oleh seluruh siswa dari kelas 1 hingga 6, aksi turun ke jalan untuk membagikan takjil sengaja difokuskan hanya untuk siswa senior.

“Untuk pembagian takjil, kami khususkan bagi siswa kelas 5 dan 6 agar lebih kondusif. Tujuannya tentu untuk melatih anak-anak agar memiliki jiwa berbagi dengan sesamanya,” tambah Aziz memaparkan tujuan edukasi sosial tersebut.

Pembagian Al-Qur’an dan Info PPDB 2026

Dalam momentum penuh berkah tersebut, pihak sekolah juga memberikan fasilitas berupa pembagian mushaf Al-Qur’an kepada seluruh siswa. Aziz berharap bekal ilmu dan fasilitas ibadah ini dapat terus dimanfaatkan oleh anak didiknya hingga mereka dewasa kelak.

0 Komentar