RADARPEKALONGAN.ID, KAJEN – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pekalongan, H. Sukirman, S.S., M.S., kembali menyapa warga melalui agenda Safari Ramadhan. Bertempat di Masjid Al Muttaqin, Desa Sambiroto, Kecamatan Kajen, kegiatan ini menjadi ajang bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan untuk menegaskan komitmennya dalam memprioritaskan pembenahan infrastruktur dasar.
Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pekalongan, di antaranya Ketua DPRD Abdul Munir, Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, perwakilan Kejaksaan Negeri (Kajari), serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Bantuan Hibah dan Serap Aspirasi Warga
Selain menunaikan ibadah salat Isya dan Tarawih berjemaah bersama warga setempat, Sukirman atas nama Pemkab Pekalongan menyerahkan bantuan hibah senilai Rp 100 juta untuk operasional Masjid Al Muttaqin. Rombongan juga menyalurkan bantuan paket sembako kepada masyarakat kurang mampu dan kelompok lanjut usia (lansia) di lingkungan sekitar masjid.
Baca Juga:Antisipasi Lonjakan Mudik Lebaran 2026, Pemkab Kendal Perketat Pengamanan Jalur PanturaHari Pertama Mudik Lebaran 2026, Tembus 30 Ribu Kendaraan Lintas Tol Batang-Semarang
Usai rangkaian ibadah, acara dilanjutkan dengan sesi dialog interaktif. Warga Desa Sambiroto memanfaatkan momen ini untuk menyampaikan keluhan mendesak di desanya. Beberapa persoalan utama yang disorot adalah kondisi tanjakan jembatan dari arah barat yang dinilai terlalu curam sehingga menyulitkan kendaraan roda empat berbemper rendah, serta minimnya lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) yang berfungsi.
Respons Cepat Pemkab Pekalongan
Merespons keluhan terkait konstruksi jembatan, Sukirman berjanji akan segera menginstruksikan dinas teknis terkait untuk melakukan inspeksi lapangan guna mengevaluasi spesifikasi bangunan tersebut.
“Dinas terkait nanti mohon bisa dicek seperti apa kondisinya, siapa yang mengerjakan, dan jika memungkinkan bisa dilakukan perbaikan sesuai dengan kajian teknisnya,” tegas Sukirman merespons laporan warga.
Sementara terkait padamnya sejumlah fasilitas PJU, Plt Bupati langsung meminta Dinas Perhubungan untuk melakukan inventarisasi dan perbaikan. Namun, ia juga menitipkan pesan khusus agar warga ikut menjaga fasilitas publik tersebut dari aksi pencurian komponen yang masih marak terjadi.
“Kita sudah menyediakan fasilitas PJU, tetapi harus dirawat bersama. Di beberapa tempat bahkan sering terjadi kehilangan lampu atau kabelnya, sehingga ini juga perlu menjadi perhatian kita bersama,” ujarnya mengingatkan warga.
