Jemaah Salat Idulfitri Meluber ke Pantura, Bupati Kendal Berbaur di Masjid Agung Sampaikan Maaf

Jemaah Salat Idulfitri Meluber ke Pantura, Bupati Kendal Berbaur di Masjid Agung Sampaikan Maaf
Jemaah Salat Idulfitri Meluber ke Pantura, Bupati Kendal Berbaur di Masjid Agung Sampaikan Maaf
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, KENDAL – Antusiasme ribuan masyarakat Kabupaten Kendal membeludak saat menunaikan salat Idulfitri 1447 Hijriah di Masjid Agung Kendal pada Sabtu, 21 Maret 2026. Saking padatnya gelombang warga yang datang sejak pukul 05.30 WIB, area dalam dan halaman masjid tak lagi mampu menampung jemaah.

Berdasarkan pantauan di lokasi, hamparan sajadah warga meluas memenuhi trotoar di kawasan Alun-alun Kendal. Bahkan, separuh lajur kiri di jalur utama Pantura arah Semarang terpaksa digunakan oleh jemaah, dengan pengawalan ketat petugas keamanan guna memastikan kelancaran arus lalu lintas.

Di tengah lautan jemaah tersebut, tampak Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, turut berbaur di saf jemaah. Kehadiran orang nomor satu di Kendal ini menjadi simbol kedekatan emosional antara pemerintah daerah dan warganya di hari kemenangan.

Baca Juga:Puncak Arus Balik 2026, One Way Arah Jakarta Resmi Berlaku di Tol Kendal, Pantauan Ramai LancarSemarak Pekalongan Balloon Festival 2026, 79 Tim Bersaing Rebut Tiket Grand Final di Stadion Hoegeng

“Ini menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan dan keimanan masyarakat Kendal sangat luar biasa. Saya mengapresiasi seluruh jamaah yang tetap tertib dan menjaga kekhusyukan ibadah meskipun dalam kondisi padat,” ujar Bupati yang akrab disapa Mbak Tika tersebut usai pelaksanaan salat.

Pesan Empati dan Evaluasi Pembangunan Daerah

Dalam kesempatan penuh khidmat tersebut, Dyah Kartika mengingatkan warganya untuk menjadikan momen Idulfitri sebagai titik balik untuk memperbaiki kualitas diri, bukan sekadar ajang euforia perayaan semata. Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap menjaga pola makan dan kesehatan pasca-sebulan penuh berpuasa.

“Kita harus bisa mengambil hikmah dari hari raya ini. Tetap jaga kesehatan, jangan berlebihan, meskipun sebulan penuh kita berpuasa. Saat Lebaran, kita tetap harus menjaga pola makan dan tidak terlalu euforia dalam merayakan,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menitipkan pesan moral agar warganya senantiasa merawat rasa empati terhadap sesama yang kurang beruntung. “Jangan lupa untuk tetap berempati kepada saudara-saudara kita yang mungkin tahun ini belum bisa merayakan Idulfitri dengan kebahagiaan yang sama,” tambahnya.

Momen Idulfitri ini juga dimanfaatkan Dyah untuk menyampaikan permohonan maaf secara terbuka mewakili Pemerintah Kabupaten Kendal. Ia secara ksatria mengakui bahwa kinerja pemerintah daerah dalam menyerap aspirasi dan memberikan pelayanan pembangunan belum mencapai titik maksimal.

0 Komentar