BATANG – Perumda Air Minum (PAM) Sendang Kamulyan Batang angkat bicara terkait keluhan warga soal aliran air yang sempat keruh. Perusahaan daerah itu meminta masyarakat memaklumi kondisi tersebut karena bersifat sementara.
Direktur Umum PAM Sendang Kamulyan Batang, Sys Mandayun, menjelaskan air keruh terjadi akibat tanah liat yang terbawa saat proses perbaikan pipa bocor di jaringan distribusi.
“Kami mohon maaf jika layanan sempat terganggu. Ini hanya sementara, tidak sampai 24 jam. Air akan kembali jernih setelah endapan tanah liat keluar,” ujarnya, Kamis (2/4).
Baca Juga:Employee Volunteering, BPJS Ketenagakerjaan Batang Turun ke Jalan Bagikan TakjilTanggapi OTT Fadia Arafiq, Bupati Faiz: Hormati Proses Hukumnya
Ia menegaskan, secara kualitas sumber air tetap aman. Pasokan air yang digunakan berasal dari mata air Bismo yang terjaga kejernihannya.
Namun demikian, gangguan bisa muncul sewaktu-waktu karena faktor teknis di lapangan. Salah satunya kondisi pipa jaringan yang sudah berusia tua dan rawan mengalami kebocoran.
“Pipa yang tertanam di dalam tanah kadang bocor tanpa diduga. Saat diperbaiki, tanah liat bisa ikut masuk ke aliran sehingga air tampak keruh,” jelasnya.
Meski begitu, pihaknya memastikan kondisi tersebut tidak berlangsung lama. Dengan jarak distribusi dari sumber ke pelanggan di wilayah Kota Batang yang mencapai sekitar 25 kilometer, air akan kembali normal setelah aliran stabil.
“Prinsipnya tidak akan keruh terus-menerus. Kami pastikan akan kembali jernih,” tegasnya.
PAM Sendang Kamulyan berharap masyarakat dapat memahami kondisi tersebut. Perbaikan jaringan terus dilakukan agar pelayanan air bersih tetap optimal.
