Akses Sempat Putus, Kodim Pekalongan Bangun 3 Jembatan Gantung untuk Dorong Ekonomi Warga

Akses Sempat Putus, Kodim Pekalongan Bangun 3 Jembatan Gantung untuk Dorong Ekonomi Warga
BANGUN JEMBATAN GANTUNG GALANGPENGAMPONG: Jembatan gantung di Desa Galangpengampon yang hancur dihajar banjir dibangun lagi oleh Kodim Pekalongan. Foto: Hadi Waluyo.
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, KOTA PEKALONGAN – Komando Distrik Militer (Kodim) 0710/Pekalongan resmi memulai proyek pembangunan infrastruktur vital berupa tiga jembatan gantung di wilayah Kabupaten Pekalongan. Fasilitas publik ini dibangun untuk memulihkan konektivitas antardesa yang sempat terputus dan mendorong roda perekonomian masyarakat setempat.

Komandan Kodim (Dandim) 0710/Pekalongan, Letkol Arm Ihalauw Garry Herlambang, menuturkan bahwa proyek strategis ini tidak hanya terpusat di satu titik. Pembangunan infrastruktur tersebut disebar ke tiga lokasi berbeda di Kabupaten Pekalongan.

“Hari ini kita melaksanakan groundbreaking (peletakan batu pertama) di Desa Galangpengampon. Namun secara keseluruhan, ada tiga titik pembangunan di wilayah kami, yakni di Desa Yosorejo Kecamatan Siwalan dan Desa Domiyang Kecamatan Paninggaran,” ungkap Letkol Arm Ihalauw saat meninjau prosesi awal pembangunan di Desa Galangpengampon, Kecamatan Wonopringgo, baru-baru ini.

Baca Juga:THR 2026 di Pekalongan Cair 100 Persen, Dinperinaker Catat Nol Pengaduan dari PekerjaPetugas Palang Pintu KA di Batang Resmi Tersangka, Lalai Berujung Pengendara Motor Tewas Tertabrak

Apresiasi dan Harapan Pemulihan Ekonomi

Inisiatif jajaran TNI ini mendapatkan apresiasi penuh dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pekalongan. Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Abdul Munir, menyebutkan bahwa jembatan ini merupakan urat nadi transportasi yang sangat dinantikan oleh masyarakat, khususnya setelah infrastruktur lama hancur diterjang bencana.

“Dulunya di lokasi ini sudah ada jembatan, namun karena banjir besar, jembatan tersebut roboh. Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Pusat melalui TNI yang telah membantu pembangunan kembali akses vital ini,” ujar Abdul Munir.

Kehadiran sarana penyeberangan yang kelak dinamai Jembatan Gantung Garuda ini membawa angin segar bagi warga desa. Lina (37), salah seorang warga Desa Sibetok yang rutinitas hariannya sangat bergantung pada akses jalan tersebut, mengaku bersyukur karena waktu tempuh aktivitasnya akan dipangkas secara signifikan.

“Sangat senang sekali karena nanti aksesnya jadi lebih dekat. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo yang telah membangun jembatan di desa kami. Ini sangat bermanfaat untuk warga,” tutur Lina dengan antusias.

Rampungnya ketiga jembatan gantung ini diharapkan tidak hanya mempermudah mobilitas keseharian, tetapi juga memperlancar arus distribusi logistik dan hasil bumi, sehingga berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan ekonomi warga di wilayah Kabupaten Pekalongan. (had)

0 Komentar