RADARPEKALONGAN.ID, KOTA PEKALONGAN – Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Pertanian dan Pangan (Dinperpa) membagikan ratusan bibit cabai merah secara gratis kepada masyarakat. Pembagian yang dipusatkan di halaman GOR Jetayu ini menjadi rangkaian peringatan Hari Jadi ke-120 Kota Pekalongan sekaligus langkah strategis memperkuat ketahanan pangan skala rumah tangga.
Kepala Dinperpa Kota Pekalongan, Lili Sulistyawati, melalui Kepala Bidang Ketahanan Pangan, Ani Kusumaningrum, merinci bahwa pihaknya menyediakan 700 bibit cabai merah untuk warga. Program pembagian bibit ini sengaja digelar beriringan dengan agenda pasar murah.
“Dalam rangka memperingati Hari Jadi Pekalongan, bersamaan dengan pasar murah, kami menyediakan bibit cabai merah gratis. Kita tahu bahwa cabai merupakan salah satu komoditas dengan harga yang fluktuatif, bahkan bisa melambung tinggi, sementara kebutuhan masyarakat terhadap cabai cukup tinggi,” ujar Ani saat memberikan keterangan.
Baca Juga:Asyik Nongkrong Saat Jam Belajar, 7 Pelajar di Pekalongan Terjaring Razia Satpol PPTebing Petungkriyono Longsor Mendadak Tanpa Hujan, Akses Jalan Desa di Pekalongan Sempat Lumpuh
Langkah taktis ini tidak hanya berhenti pada pembagian fisik tanaman. Ani menjelaskan bahwa Dinperpa ingin menyisipkan edukasi kepada masyarakat agar lebih mandiri dalam menyiasati kebutuhan dapur, salah satunya dengan mengoptimalkan lahan pekarangan.
“Kami ingin mengedukasi masyarakat agar bisa menanam sendiri cabai di rumah. Ini juga sebagai bentuk sosialisasi ketahanan pangan, di mana pekarangan rumah dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga, meskipun belum sepenuhnya,” kata Ani menambahkan.
Antusiasme warga Kota Pekalongan terlihat cukup tinggi di lokasi acara. Guna memastikan seluruh warga kebagian secara merata, panitia menetapkan batas maksimal pengambilan sebanyak dua bibit cabai per orang.
Devi, salah seorang warga asal Kelurahan Noyontaan, menyambut positif inisiatif pembagian bibit tersebut. Ia menilai program ini sangat aplikatif dan membantu menekan pengeluaran belanja harian.
“Saya ambil bibit cabai merah, maksimal dua bibit. Senang sekali karena bisa ditanam di halaman rumah,” tuturnya.
Bagi Devi, merawat tanaman cabai bukanlah hal yang baru sehingga ia optimistis bibit tersebut akan berbuah lebat.
“Di rumah sudah pernah menanam, jadi sudah tahu cara menanamnya. Mudah-mudahan bisa berkembang dan bisa menambah untuk memenuhi kebutuhan cabai sehari-hari,” ucap Devi memungkasi.
