”Seharusnya saya berangkat tahun 2024, namun karena pandemi COVID-19, jadwal kami mundur dua tahun hingga akhirnya bisa berangkat di tahun 2026 ini,” ungkap Nur Chadirin yang berangkat bersama istrinya.
Nur Chadirin juga memberikan apresiasi terhadap layanan yang diberikan oleh KBIHU Al-Fairus selama proses persiapan. Menurutnya, fasilitas selama manasik, termasuk saat pelatihan di Asy-Syahra, sangat memuaskan dan memudahkan jemaah. (way)
