Skema pembiayaan tersebut merupakan hasil kolaborasi pendanaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp155 juta, APBD Kabupaten Kendal Rp185 juta, serta kontribusi swadaya masyarakat senilai Rp20 juta.
“Program TMMD ini sangat membantu percepatan pembangunan desa, terutama di tengah keterbatasan anggaran desa saat ini,” ucap Yanuar memungkasi laporannya. (fur)
