“Ilmu dan keterampilan yang diperoleh peserta tidak berhenti setelah pelatihan selesai. Para peserta diharapkan mampu terus berinovasi menciptakan produk kreatif, ramah lingkungan, serta memiliki daya saing di pasar,” kata Inggit menambahkan.
Peluang Pasar Komoditas Hijau dan Aliansi Strategis
Dekranasda menegaskan komitmennya untuk mengawal skema pemasaran UMKM hijau ini. Langkah pendampingan dinilai prospektif lantaran tren preferensi konsumen global kini mulai bergeser ke arah produk-produk berkelanjutan (sustainable products) yang memiliki narasi kepedulian lingkungan.
Pada akhir orientasi rilisnya, Inggit menyampaikan terima kasih atas dukungan logistik kolaboratif dari jajaran Dindagkop-UKM Kota Pekalongan, Rumah BUMN Telkom Pekalongan, serta tim narasumber teknis yang terlibat. Sinergi lintas sektoral ini diharapkan mampu menumbuhkan inkubator bisnis baru berbasis daur ulang yang memperkuat pilar ekonomi kerakyatan di Pekalongan. (nul)
