Setelah pelatihan rampung, perangkat desa akan dijadwalkan untuk melakukan komunikasi rutin setiap pukul 21.00 WIB. Hal ini bertujuan agar mereka semakin terbiasa dan terlatih sehingga saat dibutuhkan dalam keadaan darurat, penggunaan HT tidak lagi menemui kendala teknis.
Perlu diketahui, saat ini seluruh perangkat di 238 desa di Kabupaten Batang telah dilengkapi dengan HT sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi risiko bencana.
Namun, Wawan mengakui bahwa masih belum banyak perangkat desa yang memanfaatkannya secara optimal. Melalui pelatihan ini, diharapkan kesadaran dan keterampilan mereka dalam menggunakan HT semakin meningkat, sehingga kesiapan tanggap darurat di tingkat desa pun semakin terjamin. (sef)
