“Kalau ramai, saya hanya mengawasi. Tapi kalau sepi, biasanya saya ikut memotret dan membuat video agar pengunjung memiliki kenang-kenangan,” tuturnya.
Bagi pengunjung yang ingin menikmati wisata dayung kano ini, disarankan melakukan reservasi terlebih dahulu melalui nomor WhatsApp 0858-762-777-99, terutama pada akhir pekan dan hari libur. Thyas merekomendasikan pemesanan dilakukan paling lambat tiga hari sebelum kedatangan mengingat tingginya minat masyarakat.
“Meski demikian, pengunjung tetap bisa datang langsung ke lokasi apabila masih tersedia kano kosong. Selain penyewaan kano seharga Rp20 ribu sepuasnya, tersedia juga wahana speedboat remote dengan tarif Rp10 ribu untuk 15 menit serta kano pemancing seharga Rp25 ribu,” bebernya.
Baca Juga:Kendal Ditunjuk sebagai Lokus Percontohan Agroforestry Berbasis Pengurangan Emisi KarbonTBM Dimurti Latih Pegiat Literasi Kelola Medsos, Optimalkan Publikasi Program
Menurut Thyas, destinasi ini tidak hanya diminati warga Kota Pekalongan, tetapi juga banyak dikunjungi wisatawan dari Pemalang, Brebes, Semarang, bahkan pernah kedatangan tamu dari Lampung yang penasaran setelah melihat unggahan di media sosial.
Ke depan, Thyas berharap dapat menambah armada kano sekaligus menghadirkan kedai kopi di tepi kawasan rob agar pengunjung dapat menikmati suasana senja sambil menyantap minuman hangat. “Saya juga ingin melibatkan warga sekitar melalui pengembangan rumah apung maupun kios kuliner sehingga manfaat ekonomi dapat dirasakan lebih luas,” imbuhnya.
Salah seorang pengunjung, Hermawati, warga Binagriya, Kelurahan Medono, Kecamatan Pekalongan Barat, mengaku mengetahui wisata tersebut dari aplikasi berbagi video pendek TikTok. Meski sempat merasa canggung saat pertama kali mendayung, pengalaman itu justru membuatnya ketagihan.
“Awalnya takut, tapi setelah dicoba ternyata menyenangkan dan bikin ketagihan sampai mendayung ke ujung. Tempatnya bagus, adem, anginnya sejuk, dan menurut saya aman juga untuk anak-anak. Tarifnya juga murah, Rp20 ribu bisa puas keliling. Pasti nanti saya ke sini lagi,” tandasnya. (nul)
