Terima kasih kami sampaikan atas sambutan yang telah diberikan.
Selanjutnya, sambutan akan disampaikan oleh Bapak Ketua RT/RW [Nama]. Kepada Bapak [Nama], kami persilakan.
(Sambutan Ketua RT/RW)
Terima kasih kepada Bapak [Nama] atas pesan dan arahan yang telah disampaikan.
Prosesi Pemotongan Tumpeng
Hadirin yang kami hormati, kini kita memasuki salah satu acara inti malam tirakatan, yaitu prosesi pemotongan tumpeng.
Baca Juga:Ide Lomba 17 Agustus untuk Anak-Anak yang Unik, Seru, dan Dijamin Bikin Ngakak!Beberapa Ide Lomba 17 Agustus di Kantor yang Seru dan Bisa Bangun Kekompakan! Sudah Pernah Coba?
Pemotongan tumpeng menjadi simbol rasa syukur dalam memperingati kemerdekaan Bangsa Indonesia yang ke-81.
Pada kesempatan ini, pemotongan tumpeng akan dilakukan oleh Bapak RT/RW dan selanjutnya diserahkan kepada perwakilan tokoh masyarakat.
Kepada Bapak [Nama], kami persilakan untuk maju ke depan.
(Prosesi pemotongan dan penyerahan tumpeng)
Terima kasih. Semoga rasa syukur ini senantiasa membawa keberkahan serta semakin mempererat kerukunan seluruh warga di lingkungan kita.
Pengumuman Pemenang Lomba dan Ramah Tamah
Hadirin sekalian, tibalah kita pada acara yang juga telah dinantikan, yaitu pengumuman pemenang dan pembagian hadiah perlombaan dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Republik Indonesia.
Kepada para pemenang yang namanya akan dipanggil, kami persilakan untuk maju ke depan.
(Pembacaan daftar pemenang dan pembagian hadiah)
Selamat kepada seluruh pemenang. Bagi yang belum mendapatkan hadiah, jangan berkecil hati karena seluruh rangkaian perlombaan merupakan bagian dari kemeriahan dan kebersamaan dalam memperingati kemerdekaan.
Setelah pembagian hadiah, selanjutnya kita memasuki acara ramah tamah. Para hadirin dipersilakan menikmati hidangan yang telah disediakan.
Baca Juga:Susunan Acara Malam Tirakatan 17 Agustus yang Lengkap! Dari Pembuka, Doa, Sambutan, hingga Penutup!Doa Malam Tirakatan 17 Agustus untuk Acara RT, RW, Desa, Sekolah, hingga Instansi Lengkap!
Penutup acara malam tirakatan
Hadirin yang kami hormati, tidak terasa kita telah sampai di penghujung acara Malam Tirakatan 17 Agustus 2026.
Sebelum kita mengakhiri acara malam ini, marilah kita bersama-sama menundukkan kepala dan berdoa. Doa akan dipimpin oleh Bapak [Nama].
Kepada Bapak [Nama], kami persilakan.
(Doa bersama)
Terima kasih kepada Bapak [Nama] yang telah memimpin doa.
Saya selaku pembawa acara memohon maaf apabila selama memandu acara terdapat tutur kata, sikap, maupun tindakan yang kurang berkenan di hati para hadirin.
Mari kita terus menjaga semangat persatuan, kerukunan, dan kebersamaan dalam mengisi kemerdekaan.
