Cara Menghitung Kecocokan Jodoh Menurut Primbon Jawa dan Arti Hasilnya!

Cara menghitung kecocokan jodoh menurut Primbon Jawa
Cara menghitung kecocokan jodoh menurut Primbon Jawa / sumber: magnific.com
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID – Cara menghitung kecocokan jodoh menurut Primbon Jawa dilakukan dengan menjumlahkan neptu weton dari kedua pasangan, kemudian membaginya dengan angka 8.

Sisa pembagian tersebut digunakan untuk melihat kategori kecocokan hubungan, mulai dari Pegat hingga Pesthi.

Neptu weton sendiri berasal dari gabungan nilai hari lahir dan pasaran Jawa.

Baca Juga:Watak Weton Menurut Hitungan Neptu 7 hingga 18 dalam Primbon Jawa! Apakah Sesuai dengan Watakmu?Begini Cara Menghitung Hari Baik Membeli Motor Menurut Primbon Jawa! Simak Rumus Neptunya

Karena itu, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mengetahui weton kedua calon pasangan sebelum masuk ke perhitungan.

Nilai Neptu Hari dan Pasaran Jawa

Setiap hari dan pasaran mempunyai nilai angka yang berbeda. Nilai tersebut nantinya dijumlahkan untuk mendapatkan neptu masing-masing calon pasangan.

Nilai neptu hari

  • Minggu: 5
  • Senin: 4
  • Selasa: 3
  • Rabu: 7
  • Kamis: 8
  • Jumat: 6
  • Sabtu: 9

Nilai neptu pasaran

  • Kliwon: 8
  • Legi: 5
  • Pahing: 9
  • Pon: 7
  • Wage: 4

Misalnya, seseorang lahir pada Kamis Kliwon. Nilai Kamis adalah 8 dan Kliwon juga 8, sehingga neptu wetonnya menjadi 16.

Cara Menghitung Kecocokan Jodoh Menurut Primbon Jawa

Setelah mendapatkan neptu masing-masing, proses berikutnya cukup sederhana. Total nilai kedua pasangan dijumlahkan dan hasil akhirnya dibagi dengan angka 8.

Rumusnya adalah:

  • (Neptu pria + Neptu wanita) ÷ 8

Yang diperhatikan bukan hanya hasil bagi, melainkan sisa pembagian. Jika penjumlahannya habis dibagi 8, hasil tersebut dianggap sebagai sisa 8.

Langkahnya dapat dilakukan seperti berikut:

  • Tentukan weton pria dan hitung jumlah neptunya.
  • Tentukan weton wanita dan hitung jumlah neptunya.
  • Tambahkan kedua nilai neptu tersebut.
  • Bagi totalnya dengan angka 8.
  • Perhatikan sisa pembagian.
  • Cocokkan sisa tersebut dengan kategori kecocokan jodoh.

Contoh Perhitungan Kecocokan Jodoh

Sebagai contoh, calon pria mempunyai weton Kamis Kliwon, sedangkan calon wanita lahir pada Selasa Pon.

Neptu pria dihitung dari Kamis dan Kliwon:

Kamis 8 + Kliwon 8 = 16

Sementara itu, neptu wanita adalah:

Selasa 3 + Pon 7 = 10

Kemudian jumlahkan keduanya:

16 + 10 = 26

Total 26 kemudian dibagi 8. Hasil baginya adalah 3 dengan sisa 2, karena 8 × 3 = 24 dan 26 – 24 = 2.

Jadi, pasangan tersebut masuk dalam kategori sisa 2.

Baca Juga:Cara Menghitung Hari Baik Membeli Perumahan Menurut Primbon Jawa dan Momentum Transaksi PropertiAda Rencana Muncak? Ini Hari Baik Mendaki Gunung Menurut Primbon Jawa dan Pertimbangan Cuaca!

Arti Sisa Perhitungan Kecocokan Jodoh

Setelah mengetahui angka sisanya, Kamu dapat melihat kategori hubungan yang sesuai. Ada delapan kemungkinan hasil dalam perhitungan ini.

  • Sisa 1 Pegat

Pegat termasuk kategori yang dihindari. Hubungan dalam kategori ini dipercaya dapat menghadapi berbagai persoalan di kemudian hari, mulai dari masalah ekonomi dan kekuasaan hingga perselingkuhan yang berpotensi menyebabkan perpisahan.

0 Komentar