RADARPEKALONGAN.ID – Menghitung Hari Baik Membeli Perumahan dapat dilakukan dengan menggabungkan hitungan neptu dalam Primbon Jawa dan pertimbangan waktu transaksi properti.
Untuk rumah atau aset tidak bergerak, perhitungannya menggunakan metode Pancasuda Sri-Kitri dengan membagi jumlah neptu hari dan pasaran menggunakan angka 5.
Cara ini dipercaya membantu memilih waktu yang selaras dengan calon penghuni sekaligus mempertimbangkan momentum finansial saat bertransaksi dengan developer atau bank.
Baca Juga:Cara Menghitung Hari Baik Membeli Perhiasan Berdasarkan Primbon Jawa dan Tanggalan Umum! Cek Waktu yang TepatIni Ramalan Nasib Berdasarkan Weton dan Bulan Lahir Menurut Primbon Jawa! Hitung Neptu dan Pranata Mangsamu
Cara Menghitung Hari Baik Membeli Perumahan dengan Pancasuda
Dalam perhitungan Primbon Jawa, rumah termasuk aset tidak bergerak sehingga menggunakan pembagian angka 5.
Hasil sisanya kemudian dikaitkan dengan lima kategori, yaitu Sri, Kitri, Gana, Liyu, dan Pugur.
1. Ketahui nilai neptu hari dan pasaran
Sebelum menghitung, Kamu perlu mengetahui nilai masing-masing hari dan pasaran.
Nilai neptu hari:
- Minggu: 5
- Senin: 4
- Selasa: 3
- Rabu: 7
- Kamis: 8
- Jumat: 6
- Sabtu: 9
Nilai neptu pasaran:
- Legi: 5
- Pahing: 9
- Pon: 7
- Wage: 4
- Kliwon: 8
Setelah mengetahui nilainya, jumlahkan neptu hari dan pasaran pada tanggal yang ingin Kamu pilih.
2. Jumlahkan neptu lalu bagi 5
Total neptu tersebut kemudian dibagi dengan angka 5. Sisa hasil pembagian menjadi dasar untuk mengetahui kategori rumah.
- Sisa 1 – Tibo Sri: dianggap sangat baik dan dikaitkan dengan keberkahan, kemakmuran, kenyamanan keluarga, serta kebahagiaan.
- Sisa 2 – Tibo Kitri: dianggap sangat baik karena dipercaya menjadi pusat rezeki yang terus berkembang dan membawa keberuntungan materi.
- Sisa 3 – Tibo Gana: tergolong cukup baik atau netral. Rezeki dipercaya cukup untuk kebutuhan sehari-hari dengan kondisi yang aman dan tenteram.
- Sisa 4 – Tibo Liyu: dianggap kurang baik karena penghuni dipercaya lebih sering mengalami kelelahan, stres, atau pengeluaran tidak terduga.
- Sisa 0 atau 5 – Tibo Pugur: dianggap tidak baik karena dipercaya dapat membuat rezeki terhambat atau memicu perselisihan dalam rumah tangga.
Karena itu, hitungan yang menghasilkan Tibo Sri atau Tibo Kitri menjadi kategori yang dicari ketika menentukan waktu pembelian rumah.
Contoh Menghitung Hari Baik Membeli Rumah
Misalnya Kamu ingin memilih Sabtu Kliwon sebagai hari transaksi.
Neptu Sabtu adalah 9, sedangkan Kliwon bernilai 8. Jadi perhitungannya:
