“Paling cepat seminggu baru bisa dipakai. Untuk cadangan jangka panjang, pengalaman saya bisa sampai setahun dan masih bagus untuk ternak,” tegasnya.
Tak hanya memperpanjang umur simpan, fermentasi juga disebut meningkatkan efisiensi pakan. Proses perombakan nutrisi secara alami membuat kandungan pakan lebih mudah dicerna dan diserap oleh sistem pencernaan ternak.
“Lebih efisien yang difermentasi karena ada penguraian nutrisi, jadi penyerapan oleh ternak lebih maksimal,” tambahnya.
Baca Juga:Polres Kendal Razia Balap Liar di Weleri, 62 Remaja dan 48 Motor DiamankanUnnes Serukan Empat Pesan Moral di UPC 2026: Jauhi NAPZA, Korupsi, Kekerasan, dan Plastik
Dengan 50 drum pakan fermentasi yang kini tersimpan, Imanuddin optimistis dapat melewati musim kemarau tanpa khawatir kehabisan stok pakan. Langkah ini menjadi bukti bahwa inovasi sederhana berbasis kearifan lokal dapat menjadi jawaban atas tantangan iklim yang kian ekstrem. (fur)
