- Clay mask: Gunakan clay mask atau charcoal mask satu hingga dua kali seminggu, terutama pada area hidung. Bahan seperti kaolin dan bentonite membantu menyerap minyak serta kotoran dari pori.
- Retinoid pada malam hari: Turunan vitamin A seperti Retinol atau Adapalene dapat digunakan untuk membantu mengontrol produksi minyak dalam jangka panjang. Kandungan ini bekerja dengan mempercepat regenerasi sel kulit dan membantu mengecilkan ukuran kelenjar minyak.
Perawatan mingguan sebaiknya tetap disesuaikan dengan kondisi kulit. Tujuannya adalah mengontrol sebum, bukan membuat hidung terasa kering atau teriritasi.
Kandungan untuk Hidung yang Mudah Berminyak
Saat memilih produk skincare, perhatikan kandungan aktif yang terdapat pada label kemasan. Beberapa bahan yang dapat dipertimbangkan antara lain:
- Salicylic Acid (BHA): membantu mengangkat sel kulit mati sekaligus membersihkan minyak yang menumpuk di pori.
- Niacinamide: membantu mengontrol produksi sebum sekaligus mendukung tampilan kulit yang lebih cerah.
- Zinc PCA: membantu mengurangi produksi minyak berlebih dan memiliki sifat anti-inflamasi.
- Retinol atau Retinoid: membantu mengatur produksi minyak serta mencegah terbentuknya komedo.
Kamu tidak harus menggunakan semua kandungan tersebut sekaligus. Pilih produk sesuai kebutuhan dan rutinitas skincare yang sedang digunakan.
Baca Juga:4 Merk Foundation Cair yang Tahan Lama hingga 32 Jam, Mana yang Cocok untuk Kulitmu?4 Merk Foundation Cair yang Tahan Lama hingga 32 Jam, Mana yang Cocok untuk Kulitmu?
Cara Mengurangi Kilap Hidung Saat Beraktivitas
Bagaimana kalau hidung sudah berminyak ketika sedang beraktivitas? Jangan langsung menggosoknya karena hal tersebut bisa mengganggu makeup.
Gunakan blotting paper dengan menekan lembut pada hidung selama sekitar lima detik. Cara ini membantu menyerap minyak tanpa harus mengusap permukaan kulit.
Setelah sunscreen atau makeup digunakan, setting powder atau translucent powder juga dapat diaplikasikan pada area hidung.
Bedak tersebut membantu mengunci tampilan makeup sekaligus mengurangi kilap.
Kapan Perlu Mempertimbangkan Perawatan Medis?
Jika produksi minyak pada hidung tetap sangat berlebihan meski sudah melakukan perawatan skincare, konsultasi dengan dokter spesialis kulit dapat menjadi pilihan. Beberapa tindakan yang dapat dipertimbangkan meliputi:
- Chemical peeling: menggunakan asam seperti salisilat atau glikolat dalam konsentrasi medis untuk membantu mengangkat sumbatan pori secara lebih mendalam.
- Laser treatment: jenis laser tertentu dapat menargetkan kelenjar sebasea untuk membantu mengurangi aktivitas produksi minyak.
- Obat topikal resep: dokter dapat mempertimbangkan retinoid dengan konsentrasi lebih tinggi, seperti Tretinoin, atau gel topikal khusus untuk mengontrol sebum.
