KENDAL, RADARPEKALONGAN.ID — Sebuah mobil pikap Mitsubishi Colt T120 SS bernomor polisi H 8099 BG tertemper Kereta Api (KA) 39 Sembrani relasi Surabaya Pasarturi-Gambir di perlintasan sebidang JPL 75, Desa Karanganom, Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal, Jumat (18/9/2026).
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 11.38 WIB usai ban belakang kiri kendaraan yang dikemudikan Mukrim, warga Batang, tiba-tiba terlepas hingga mobil berhenti melintang tepat di atas rel.
Kapolsek Weleri, AKP Yulianto, menjelaskan bahwa pengemudi bersama petugas penjaga perlintasan sempat berusaha memberikan isyarat bendera bahaya, namun jarak kereta yang terlalu dekat membuat benturan tidak terelakkan.
Baca Juga:Tak Jawab Telepon Orangtua, Remaja 15 Tahun di Patean Kendal Ditemukan Meninggal DuniaLuangkan Waktu! Ramalan Cinta Zodiak 21 September 2026 untuk Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces
“Saksi dan sopir sempat memberi tanda bahaya agar kereta berhenti. Namun karena jarak yang sudah dekat, KA Sembrani tertemper kendaraan hingga terpelanting,” kata Yulianto di Kendal.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengonfirmasi bahwa akibat insiden tersebut, lokomotif KA Sembrani mengalami kerusakan ringan pada lampu kabut dan semboyan kiri, namun dinyatakan aman untuk melanjutkan perjalanan menuju Jakarta.
Dampak insiden di petak jalan Stasiun Weleri–Stasiun Krengseng ini memicu keterlambatan pada lima perjalanan kereta api dengan akumulasi waktu mencapai 70 menit, termasuk KA Kamandaka, Argo Muria, dan Tawangjaya Premium.
PT KAI Daop 4 Semarang menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan para pengguna jasa serta kembali mengingatkan masyarakat pengguna jalan untuk selalu mendahulukan perjalanan kereta api saat melintasi perlintasan sebidang. (fur)
