Dampak Kekeringan Meluas, BPBD Pekalongan Gelontorkan 1,14 Juta Liter Air Bersih ke 15 Desa

Dampak Kekeringan Meluas, BPBD Pekalongan Gelontorkan 1,14 Juta Liter Air Bersih ke 15 Desa
DROPPING AIR: BPBD Kabupaten Pekalongan terus melakukan dropping air bersih ke warga yang membutuhkan. Foto: Hadi Waluyo.
0 Komentar

KAJEN, RADARPEKALONGAN.ID — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, menggelontorkan sebanyak 1.144.000 liter air bersih atau setara 274 armada tangki untuk menanggulangi krisis air akibat perluasan dampak kekeringan.

Penyaluran bantuan darurat hingga Jumat (18/9/2026) tersebut telah menjangkau 15 desa yang tersebar di 9 kecamatan, mendistribusikan pasokan air bagi 3.587 kepala keluarga (KK) atau sekitar 11.989 jiwa.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pekalongan, Agus Pranoto, menjelaskan bahwa dropping air bersih diprioritaskan bagi pemukiman warga yang mengalami kelangkaan sumber air baku harian.

Baca Juga:Kebakaran Hutan Perhutani di Kandangserang Pekalongan Hanguskan 26 Hektare LahanTak Jawab Telepon Orangtua, Remaja 15 Tahun di Patean Kendal Ditemukan Meninggal Dunia

“Kami terus berupaya menyalurkan bantuan air bersih secara merata. Prioritas utama kami adalah wilayah yang warga setempat benar-benar kesulitan mendapatkan akses air harian,” kata Agus di Kajen, Jumat.

Dari data pendistribusian BPBD, Kecamatan Doro menjadi wilayah penerima pasokan air bersih terbanyak dengan total 436.500 liter (102 tangki) untuk 2.055 jiwa, disusul Kecamatan Sragi sebanyak 289.000 liter (71 tangki), dan Kecamatan Paninggaran sebesar 100.000 liter (24 tangki).

Adapun enam kecamatan terdampak lainnya mencakup Kesesi, Siwalan, Karanganyar, Wonokerto, Kajen, dan Wonopringgo, dengan volume bantuan yang disesuaikan berdasarkan hasil pemantauan kebutuhan riil di lapangan.

BPBD Kabupaten Pekalongan memastikan operasional armada tangki air bersih terus diperpanjang hingga pasokan air tanah warga kembali normal, seraya mengimbau masyarakat untuk bijak menghemat penggunaan air bersih. (had)

0 Komentar