Dengan demikian, hasil sisa 1 atau 2 menjadi pilihan yang dianggap baik dalam perhitungan tersebut.
Sementara contoh Jumat Kliwon yang membeli kendaraan pada Sabtu Kliwon menghasilkan sisa 3 atau Rogo.
Berdasarkan kepercayaan petungan, kombinasi tersebut kurang disarankan karena dikaitkan dengan potensi kendala fisik kendaraan dan biaya perbaikan.
Baca Juga:Bongkar Watak dan Karakteristik Weton Senin Pon, Cerdas dan Pekerja Keras tetapi Dikenal Keras Hati?Hari Baik Menjual Emas Menurut Momentum Pasar! Bukan Soal Senin atau Kamis, Ini Waktu yang Tepat
Jangan Lupakan Hari Naas Weton
Mencari hasil Guru atau Ratu belum menjadi satu-satunya pertimbangan. Dalam tradisi Jawa, hari pembelian juga dianjurkan tidak bertepatan dengan Hari Geblek atau Hari Naas Weton pemilik.
Hari naas pribadi terutama berkaitan dengan pasaran yang sama dengan weton kelahiran atau perhitungan kolo yang menjadi pembaginya.
Sebagai pertimbangan tambahan, hari pasaran dengan nilai neptu besar, seperti Rabu Pahing atau Sabtu Kliwon, dapat dipilih selama hasil penjumlahan dengan neptu pemilik tetap menghasilkan sisa 1 atau 2.
Jadi, Bagaimana Menentukan Harinya?
Secara sederhana, urutannya adalah:
- Hitung neptu weton kelahiran.
- Hitung neptu hari dan pasaran rencana pembelian.
- Jumlahkan kedua neptu.
- Bagi totalnya dengan 4.
- Periksa sisa pembagian.
- Utamakan sisa 1 atau 2 dan hindari hari naas pribadi.
Cara menghitung hari baik membeli kendaraan tersebut merupakan bagian dari tradisi petungan dalam Primbon Jawa.
Bagi masyarakat yang mempercayainya, perhitungan ini dapat menjadi pertimbangan dalam memilih waktu pembelian, sementara keselamatan berkendara dan kondisi kendaraan tetap menjadi hal penting dalam penggunaannya.
