Cara Menghitung Hari Baik Membeli Kendaraan Menurut Primbon Jawa! Simak Rumus, Arti, dan Contoh Perhitungannya

menghitung hari baik membeli kendaraan
menghitung hari baik membeli kendaraan / sumber: AI
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID – Menghitung hari baik membeli kendaraan dalam tradisi Jawa dilakukan menggunakan metode petungan atau perhitungan neptu.

Tujuannya adalah mencari waktu yang dianggap selaras dengan weton pemilik agar kendaraan diharapkan membawa keselamatan, rezeki, dan terhindar dari berbagai kesialan.

Perhitungan ini mempertemukan neptu kelahiran pemilik dengan neptu hari ketika kendaraan dibeli atau dibawa pulang. Hasil akhirnya kemudian dibagi empat untuk mengetahui kategori hari tersebut.

Baca Juga:Bongkar Watak dan Karakteristik Weton Senin Pon, Cerdas dan Pekerja Keras tetapi Dikenal Keras Hati?Hari Baik Menjual Emas Menurut Momentum Pasar! Bukan Soal Senin atau Kamis, Ini Waktu yang Tepat

Cara Menghitung Hari Baik Membeli Kendaraan

Dalam petungan Jawa, setiap hari dan pasaran memiliki nilai neptu masing-masing. Sebelum menentukan tanggal pembelian, kamu perlu mengetahui neptu weton kelahiran terlebih dahulu.

1. Hitung Neptu Weton Kelahiran

Weton merupakan gabungan antara hari dan pasaran Jawa. Masing-masing mempunyai nilai yang sudah digunakan dalam perhitungan tradisional.

Nilai hari:

  • Minggu = 5
  • Senin = 4
  • Selasa = 3
  • Rabu = 7
  • Kamis = 8
  • Jumat = 6
  • Sabtu = 9

Sementara nilai pasarannya adalah:

  • Legi = 5
  • Pahing = 9
  • Pon = 7
  • Wage = 4
  • Kliwon = 8

Sebagai contoh, seseorang lahir pada Jumat Kliwon. Neptunya diperoleh dari Jumat 6 ditambah Kliwon 8, sehingga totalnya 14.

Angka 14 inilah yang digunakan sebagai neptu pemilik dalam perhitungan berikutnya.

2. Tentukan Hari Pembelian Kendaraan

Setelah mengetahui neptu weton, tentukan hari dan pasaran ketika kendaraan akan dibeli atau dibawa pulang.

Misalnya, kendaraan direncanakan dibeli pada Sabtu Kliwon. Sabtu mempunyai nilai 9, sedangkan Kliwon bernilai 8.

Dengan demikian, neptu hari pembelian adalah 17.

3. Jumlahkan Kedua Neptu

Langkah berikutnya cukup sederhana. Gabungkan neptu weton pemilik dengan neptu hari pembelian.

Rumusnya:

Total neptu = neptu weton + neptu hari pembelian

Dalam contoh tadi:

14 + 17 = 31

Baca Juga:Hari Terbaik Membeli Motor Menurut Kalender Belanja! Jangan Sampai Salah Pilih Waktu Biar Hemat Jutaan!Mau Pindah Rumah? Ini Hari Baik Menurut Primbon Jawa Berdasarkan Weton dan Cara Menghitungnya

Jadi, total neptu untuk orang yang lahir Jumat Kliwon dan membeli kendaraan pada Sabtu Kliwon adalah 31.

4. Bagi Total Neptu dengan 4

Khusus dalam perhitungan kendaraan, angka 4 digunakan sebagai pembagi. Yang diperhatikan bukan hasil pembagian utuhnya, melainkan sisa pembagiannya.

Dari contoh sebelumnya:

31 ÷ 4 = 7 sisa 3

Sisa angka 3 tersebut kemudian dicocokkan dengan kategori dalam petungan kendaraan.

Arti Sisa Perhitungan Hari Membeli Kendaraan

Dalam tradisi yang menjadi acuan perhitungan ini, terdapat empat kategori yang dikenal dengan Guru, Ratu, Rogo, dan Sempoyong.

  • Sisa 1 — Guru: dikaitkan dengan kebijaksanaan, penghormatan, dan penuntun rezeki. Kendaraan dipercaya lebih awet, tidak mudah bermasalah, serta membawa keselamatan. Kategori ini dianggap sangat baik.
  • Sisa 2 — Ratu: melambangkan kewibawaan, kedudukan, dan kemudahan. Kendaraan dipercaya membawa hoki, membuat pemilik lebih disegani, serta membantu kelancaran urusan pekerjaan. Kategori ini juga dianggap sangat baik.
  • Sisa 3 — Rogo: berkaitan dengan fisik atau tubuh. Dalam kepercayaan tersebut, kendaraan dianggap lebih rentan mengalami masalah seperti lecet, mogok, atau kerusakan komponen yang membuat biaya perawatan meningkat.
  • Sisa 0 atau 4 — Sempoyong: menggambarkan keadaan yang goyah atau tidak stabil. Kategori ini paling dihindari karena dipercaya berkaitan dengan nasib buruk, kecelakaan, atau kesialan.
0 Komentar