RADARPEKALONGAN.ID – Hari baik pindah rumah menurut Primbon Jawa umumnya ditentukan dengan menghitung neptu weton kepala keluarga dan neptu hari yang dipilih untuk pindahan.
Hasil perhitungan tersebut kemudian digunakan untuk melihat watak hari berdasarkan metode Pancasuda atau Catursuda.
Dalam tradisi Jawa, pemilihan waktu pindah rumah tidak hanya mempertimbangkan hari, tetapi juga pasaran dan bulan.
Baca Juga:Hari Terbaik Belanja Online Biar Diskon Melimpah dan Hemat Maksimal Setiap Checkout!Hari Terbaik membeli HP Jangan Asal Checkout! Ini Waktu Paling Tepat agar Dapat Harga Termurah!
Perhitungan ini dipercaya dapat menjadi pertimbangan untuk memilih waktu yang membawa keselamatan, keharmonisan, dan kelancaran rezeki bagi penghuni rumah baru.
Cara Menentukan Hari Baik Pindah Rumah Menurut Primbon Jawa
Metode yang digunakan dalam referensi ini adalah Pancasuda, yang terdiri dari Guru, Ratu, Rogoh, dan Sempoyong.
Dasarnya adalah menjumlahkan neptu weton kepala keluarga dengan neptu hari serta pasaran saat pindah rumah.
Sebelum menghitung, Kamu perlu mengetahui nilai masing-masing hari dan pasaran Jawa.
Nilai Neptu Hari dan Pasaran
Nilai yang digunakan dalam perhitungan adalah:
- Minggu: 5
- Senin: 4
- Selasa: 3
- Rabu: 7
- Kamis: 8
- Jumat: 6
- Sabtu: 9
- Kliwon: 8
- Legi: 5
- Pahing: 9
- Pon: 7
- Wage: 4
Setelah mengetahui angkanya, hitung terlebih dahulu neptu weton kelahiran kepala keluarga. Selanjutnya, hitung nilai hari dan pasaran yang dipilih untuk pindah.
Rumus Hari Baik Pindah Rumah
Dalam metode Catursuda, jumlah neptu tersebut dibagi dengan angka 4. Rumus sederhananya adalah:
Baca Juga:Hari Baik Membeli Barang Elektronik! Jangan Asal Checkout, Ini Waktu yang Bisa Bikin Hemat Banyak!Hari Baik Membeli HP untuk Anak! Ini Waktu yang Tepat Agar Lebih Bermanfaat dan Tidak Salah Pilih!
- (Neptu Weton Kepala Keluarga + Neptu Hari Pindahan) ÷ 4
Yang diperhatikan bukan hanya hasil pembagian, melainkan angka sisanya. Sisa tersebut kemudian menentukan kategori watak yang dipercaya melekat pada waktu pindahan.
Berikut pembagiannya:
- Sisa 1 → Guru
Termasuk kategori sangat baik. Guru dipercaya berkaitan dengan kelancaran rezeki, keselamatan, kewibawaan, serta hubungan yang baik dengan lingkungan sekitar.
- Sisa 2 → Ratu
Juga termasuk kategori sangat baik. Maknanya berkaitan dengan keharmonisan, rezeki yang melimpah, terhindar dari kesialan, dan disegani orang lain.
- Sisa 3 → Rogoh
Masuk kategori kurang baik. Dalam kepercayaan Primbon Jawa, watak ini dikaitkan dengan kemungkinan rumah mudah kemasukan pencuri, hubungan penghuni kurang harmonis, serta rezeki yang mudah keluar.
- Sisa 0 atau 4 → Sempoyong
Dikategorikan tidak baik karena menggambarkan kondisi yang kurang stabil. Wataknya dikaitkan dengan penghuni yang sering mengalami kesusahan, sakit, atau pertengkaran.
