PEKALONGAN, RADARPEKALONGAN.ID — Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Pekalongan bekerja sama dengan Polres Pekalongan Kota menggelar Apel Siaga Pelajar di SMP Negeri 2 Kota Pekalongan, Jawa Tengah.
Kegiatan yang berada di bawah naungan Kelompok Kerja Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (Pokja BSAN) ini digelar untuk mengedukasi siswa mengenai keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta memutus rantai perundungan (bullying) di lingkungan sekolah.
Kepala Dindik Kota Pekalongan, Mabruri, menegaskan program edukasi ini akan dijalankan secara bertahap di seluruh 17 SMP Negeri se-Kota Pekalongan dan berpeluang diperluas hingga jenjang Sekolah Dasar (SD).
Baca Juga:Sambut HUT TNI, Kodim Pekalongan Gelar Bazar Sembako Murah dan Pengobatan GratisGudang Rongsok di Boja Kendal Terbakar Pagi Buta, Kerugian Ditaksir Tembus Rp 500 Juta
“Ini merupakan bagian dari ikhtiar kita untuk menciptakan kondusivitas di lingkungan pelajar. Melalui kerja sama dengan kepolisian, kita ingin memastikan anak-anak terlindungi secara fisik, sosial, maupun digital,” kata Mabruri di Pekalongan.
Kepala SMP Negeri 2 Kota Pekalongan, Sukardi, menyambut positif program penanaman kedisiplinan dan karakter pencegahan kekerasan tersebut di lingkungan tempatnya mengajar.
Sebagai langkah taktis internal, SMPN 2 Kota Pekalongan telah membentuk Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) yang dilengkapi Standar Operasional Prosedur (SOP) resmi penanganan konflik.
“Dengan penguatan TPPK dan edukasi ini, kami berharap anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, disiplin, berprestasi, serta terbebas dari ancaman kekerasan di sekolah,” tutur Sukardi. (mal)
