KANDANGSERANG, RADARPEKALONGAN.ID — Kebakaran hutan seluas sekitar 4 hektar melanda kawasan Perhutani di Kesatuan Pemangkuan Hutan (RPH) Sigugur, Desa Bubak, Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.
Meski kobaran api utama berhasil dipadamkan sejak Minggu (20/9/2026), tim gabungan masih dikerahkan ke lokasi untuk menyisir sisa bara api dan melakukan proses pendinginan.
Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, melalui Kasubsi Penmas Sihumas Iptu Suwarti, menjelaskan kebakaran pertama kali terdeteksi pada Sabtu (19/9/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.
Baca Juga:Gudang Rongsok di Boja Kendal Terbakar Pagi Buta, Kerugian Ditaksir Tembus Rp 500 JutaPemkab Kendal Gelontorkan Rp 14,27 Miliar Insentif untuk 14.273 Guru Keagamaan Nonformal
Api dengan cepat merambat dan membakar vegetasi rumput kering, semak belukar, serta tanaman pinus muda yang ditanam pada 2023 di Petak 73C, 73G, dan 73H RPH Sigugur.
“Meskipun api utama sudah padam, personel gabungan terus melakukan pengecekan dan penyemprotan menggunakan tangki gendong pada sisa bonggol pinus yang masih mengeluarkan asap guna mencegah kebakaran meluas kembali,” ujar Suwarti di Pekalongan, Senin (21/9/2026).
Guna mengantisipasi lidah api merambat ke permukiman warga di Dukuh Harjosari, Desa Bojongkoneng yang berjarak sekitar 1 kilometer, petugas membuat parit penyekat di kawasan Petak 73H.
Sebanyak 88 personel gabungan dari unsur Perhutani, Polri, TNI, Damkar, BPBD, serta relawan masyarakat disiagakan di lokasi dengan mendirikan dua pos pantau di Desa Bubak dan Dukuh Harjosari.
Hingga saat ini, penyebab pasti memicu timbulnya titik api beserta nilai total kerugian material akibat kebakaran hutan tersebut masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang. (had)
