PEKALONGAN, RADARPEKALONGAN.ID — Wali Kota Pekalongan, H. Achmad Afzan Arslan Djunaid, mendorong pengembangan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di wilayahnya dengan mengusung konsep Koperasi Serba Usaha (KSU).
Konsep serba usaha dinilai lebih adaptif dan fleksibel untuk mengakomodasi berbagai potensi serta kebutuhan ekonomi masyarakat di tingkat kelurahan dibanding berfokus pada usaha simpan pinjam.
Dorongan tersebut disampaikan usai kepengurusan KKMP resmi terbentuk di seluruh 27 kelurahan yang ada di Kota Pekalongan.
Baca Juga:Geliat Sport Tourism di Batang, DPRD Sebut Jadi Pengungkit Ekonomi dan Magnet WisataAda Hasil Besar? Ini Dia Zodiak yang Beruntung Besok 6 Oktober 2026
“Pesan saya kepada semua pengurus, lebih baik koperasi serba usaha saja. Jangan koperasi simpan pinjam, karena kalau simpan pinjam itu pasti lebih ribet dan lebih berisiko,” ujar pria yang akrab disapa Aaf tersebut di Pekalongan, Senin (5/10/2026).
Aaf menjelaskan, terbentuknya struktur organisasi di seluruh kelurahan menjadi fondasi penting untuk melangkah ke tahap operasional.
Meski beberapa koperasi kelurahan sudah mulai menjalankan aktivitas usaha, pelaksanaannya diakui belum maksimal dan masih dalam tahap penyesuaian regulasi serta skema pendampingan.
Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat, Kodim 0710/Pekalongan, serta pihak penyedia seperti PT Agrinas untuk penyiapan sarana dan lahan pendukung.
Langkah kolaboratif lintas sektor ini diharapkan dapat mempercepat operasionalisasi KKMP sebagai motor penggerak ekonomi berbasis masyarakat kelurahan. (way)
