PEKALONGAN, RADARPEKALONGAN.ID — Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan berencana menyerahkan pengelolaan objek wisata Taman Wisata Laut (TWL) Pasir Kencana kepada pihak ketiga atau investor swasta.
Langkah ini diambil guna menekan besarnya alokasi biaya pemeliharaan berkala serta mengoptimalkan kembali tingkat kunjungan wisatawan di objek wisata bahari tersebut.
Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dinparbudpora) Kota Pekalongan, Sabaryo Pramono, menjelaskan bahwa beban operasional kawasan wisata tersebut terbilang tinggi di tengah tren penurunan jumlah pengunjung.
Baca Juga:Penemuan Mayat Pria Terborgol dan Membusuk di Dapur SPPG Kendal Gegerkan WargaAda Energi Positif? Ramalan Keuangan Zodiak 7 Oktober 2026 untuk Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces
“Sehingga inisiatif dari pemerintah kota agar lebih bisa mengelola atau bahkan mengembangkan objek wisata Taman Wisata Laut Pasir Kencana ini, kita pihak ketiga-kan ataupun mengundang investor dari luar,” ujar Sabaryo di Pekalongan, Senin (5/10/2026).
Meskipun calon investor sebelumnya sempat mengundurkan diri pada pertengahan 2025, Pemkot Pekalongan kini telah memasuki tahap finalisasi negosiasi dengan investor baru, termasuk mengenai besaran nilai sewa yang telah disetujui KPKNL Pekalongan.
Proses penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) ditargetkan rampung pada pekan ketiga Oktober 2026 agar efisiensi anggaran pemeliharaan serta belanja pegawai dapat segera terealisasi.
Terkait keberadaan pegawai ASN maupun non-ASN yang bertugas di lokasi, Pemkot Pekalongan melalui BKPSDM akan mendistribusikan tenaga kerja tersebut ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain yang membutuhkan.
Pihak pengelola swasta menargetkan TWL Pasir Kencana dapat beroperasi kembali secara penuh pada awal tahun mendatang dengan menghadirkan berbagai wahana baru menyambut momen libur Lebaran. (way)
