Pekalongan Mangrove Park dan Degayu Dikembangkan Jadi Eduwisata Pesisir Beranggaran Rp 5 Miliar

Pekalongan Mangrove Park dan Degayu Dikembangkan Jadi Eduwisata Pesisir Beranggaran Rp 5 Miliar
ISTIMEWA. EDUWISATA – Kawasan Pekalongan Mangrove Park (PMP) di Kandang Panjang dan ekowisata mangrove di Kelurahan Degayu, Kecamatan Pekalongan Utara, dikembangkan menjadi destinasi eduwisata berbasis lingkungan.
0 Komentar

PEKALONGAN, RADARPEKALONGAN.ID — Kawasan Pekalongan Mangrove Park (PMP) di Kelurahan Kandang Panjang serta kawasan ekowisata mangrove di Kelurahan Degayu, Kecamatan Pekalongan Utara, terus dikembangkan menjadi destinasi eduwisata berbasis lingkungan.

Langkah ini dirancang untuk menyulap kawasan PMP dan Degayu tidak sekadar sebagai tempat rekreasi, melainkan juga ruang edukasi publik terkait mitigasi ancaman banjir rob dan pentingnya pelestarian ekosistem pesisir.

Team Leader PMU Kemitraan Indonesia, Arief Mahmudi, menjelaskan bahwa pengembangan kawasan mencakup pembangunan fisik maupun nonfisik dengan nilai anggaran mencapai sekitar Rp 5 miliar.

Baca Juga:Terungkap, Mayat Terborgol di SPPG Kendal Adalah Warga Sarirejo, Tewas Dipukul Benda TumpulBerikan Pasangan Ruang! Ramalan Cinta Zodiak 8 Oktober 2026 untuk Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

“Agenda besar kami untuk pengembangan ekowisata di kawasan Pekalongan Mangrove Park ini ada eduwisata. Jadi orang diajak wisata sekaligus melihat-lihat sekitar sambil mendapatkan informasi dan edukasi, misalnya tentang bahaya rob, bagaimana menjaga lingkungan, dan pentingnya mangrove ditanam,” ujar Arief Mahmudi di Pekalongan.

Selain pengenalan keanekaragaman hayati mangrove, konsep eduwisata di kawasan ini turut memadukan sistem silvofishery, yakni perpaduan antara konservasi hutan bakau dan budidaya perikanan berkelanjutan.

Arief menambahkan, pengelolaan kawasan juga melibatkan kelompok masyarakat serta UMKM lokal binaan guna membangkitkan roda perekonomian dan membuka lapangan kerja alternatif bagi warga pesisir Pekalongan Utara.

Pengembangan PMP dan Degayu ke depan akan dipadukan dengan beragam atraksi, mulai dari penanaman pohon mangrove bersama, wisata jelajah air, hingga penyelenggaraan acara bertema lingkungan. (way)

0 Komentar