Polres Pekalongan Bantu Dua Balita Penderita Kelainan Kaki Bawaan Melalui Program Polda Jateng Peduli

Polres Pekalongan Bantu Dua Balita Penderita Kelainan Kaki Bawaan Melalui Program Polda Jateng Peduli
BERI BANTUAN: Kabag Log Polres Pekalongan Kompol Kalung Muktiyana beri bantuan untuk anak yang mengalami kelainan kaki bawaan di Desa Sengare, Talun. Foto: Hadi Waluyo.
0 Komentar

PANINGGARAN, RADARPEKALONGAN.ID — Jajaran Polres Pekalongan memberikan bantuan tali asih serta alat penunjang medis bagi dua balita penderita kelainan kaki bawaan atau Clubfoot (Congenital Talipes Equinovarus/CTEV) di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.

Aksi kepedulian sosial ini menyasar Arabela Ika Saputri (23 bulan) di Desa Sengare, Kecamatan Talun, serta Aiza Nur Fayza (9 bulan) di Desa Paninggaran, Kecamatan Paninggaran.

Dalam kunjungan tersebut, tim kepolisian menyerahkan sepatu medis khusus dan sarana penunjang terapi guna membantu proses pemulihan struktur kaki kedua anak tersebut secara bertahap.

Baca Juga:Penumpang Kereta Api di Stasiun Pekalongan Tembus 1 Juta Orang per September 2026, Naik 4,36 PersenPabrik PT Kayu Lapis Indonesia di Kendal Terbakar, Api Diduga Muncul dari Korsleting Listrik

“Kami ada personel Bhabinkamtibmas yang terjun langsung di desa. Silakan apabila ibu akan kontrol ananda, koordinasikan dan komunikasikan terlebih dahulu supaya kita sengkuyung bareng. Sepatu dan alat lainnya yang sudah diterima agar dipakai sesuai aturan,” ujar Kabag Log Polres Pekalongan, Kompol Kalung Muktiyana, di Pekalongan.

Kompol Kalung menegaskan, pendampingan kepolisian tidak berhenti pada penyerahan bantuan fisik, melainkan berlanjut hingga pengawalan rujukan medis ke fasilitas kesehatan.

Polres Pekalongan juga menggalang koordinasi lintas sektor bersama dinas kesehatan, puskesmas lokal, pemerintah desa, dan Koramil untuk memastikan pasien mendapatkan pemantauan berkala sesuai standar Program Polda Jateng Peduli CTEV.

Melalui sinergi aparat kewilayahan dan tenaga medis, kepolisian berharap penanganan dini terhadap penderita CTEV di wilayah Kabupaten Pekalongan dapat berjalan optimal hingga anak mampu berjalan normal. (had)

0 Komentar