Optimalkan Penerimaan Getah Pinus, Perhutani BKPH Kesesi Perketat Pengawasan Lapangan

Optimalkan Penerimaan Getah Pinus, Perhutani BKPH Kesesi Perketat Pengawasan Lapangan
Istimewa. PENGAWASAN - Perum Perhutani KPH Pekalongan Timur melalui BKPH Kesesi terus meningkatkan pengawasan terhadap Penerimaan HHBK khususnya getah pinus.
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID — Perum Perhutani KPH Pekalongan Timur melalui Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Kesesi memperketat pengawasan penerimaan Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK), khususnya komoditas getah pinus.

Peningkatan pengawasan tersebut dilakukan melalui pemantauan verifikasi dan penimbangan langsung di Tempat Pengumpulan Getah (TPG) yang tersebar di wilayah kerja BKPH Kesesi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.

Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh rantai penerimaan hasil sadapan berjalan tertib, transparan, serta terdata secara akurat sesuai prosedur tata kelola produksi hutan.

Baca Juga:Dipicu Angin Kencang, Dua Rumah Warga di Ringinarum Kendal Ludes TerbakarDiduga "Microsleep", Sopir Boks Tewas Tabrak Truk Mogok di Jalur Pantura Cepiring Kendal

“Pemantauan di TPG perlu dilakukan secara rutin untuk memastikan penerimaan getah berjalan tertib dan pencatatan produksinya akurat. Kami juga terus mendorong petugas dan tenaga lapangan agar menjaga komunikasi dengan para penyadap,” ujar Asisten Perhutani (Asper) BKPH Kesesi, Kuwat Siswanto, di Pekalongan.

Kuwat memaparkan, pengawasan ketat di lokasi TPG bertujuan untuk menjaga presisi tonase produksi sekaligus memastikan hasil kerja para penyadap terakomodasi dengan baik.

Selain memperkuat pencatatan data produksi komoditas pinus, peninjauan lapangan ini menjadi sarana dialog interaktif antara petugas Perhutani dan pekerja penyadap untuk menyelesaikan berbagai kendala teknis operasional.

Melalui sinergi pengawasan yang berkelanjutan, Perhutani KPH Pekalongan Timur berkomitmen menjaga keseimbangan antara optimalisasi target pendapatan HHBK dan prinsip kelestarian tegakan pohon pinus di wilayahnya. (yon)

0 Komentar