Cegah Kontaminasi Makanan, Dinkes Kota Pekalongan Buka Pelatihan Keamanan Pangan Gratis

Cegah Kontaminasi Makanan, Dinkes Kota Pekalongan Buka Pelatihan Keamanan Pangan Gratis
ISTIMEWA. PELATIHAN – Dinkes Kota Pekalongan membuka pelatihan keamanan pangan secara gratis bagi pelaku usaha pangan.
0 Komentar

PEKALONGAN, RADARPEKALONGAN.ID — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekalongan membuka kesempatan bagi para pelaku usaha makanan dan pengelola kuliner lokal untuk mengikuti pelatihan keamanan pangan secara gratis.

Program edukasi gratis ini diselenggarakan guna meningkatkan pemahaman para penjamah pangan (food handlers) mengenai prinsip higiene dan sanitasi, sekaligus menekan risiko kontaminasi makanan yang berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat.

Sanitarian Muda Dinkes Kota Pekalongan, Maysaroh, menegaskan bahwa juru masak dan penjamah makanan memegang peranan krusial dalam rantai produksi karena bersentuhan langsung sejak proses pengolahan hingga penyajian kepada konsumen.

Baca Juga:Gudang Rongsokan di Brangsong Kendal Ludes Terbakar, Polisi Selidiki Penyebab dan KerugianFokus! Ramalan Keuangan Zodiak 16 Oktober 2026 untuk Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

“Harapannya, mereka tidak hanya tahu, tetapi juga bisa mencegah terjadinya kasus-kasus yang tidak diinginkan akibat kontaminasi makanan fisik, biologis, maupun kimia,” ujar Sanitarian Muda Dinkes Kota Pekalongan, Maysaroh, di Pekalongan.

Maysaroh memaparkan, kurikulum pelatihan mengacu pada standar Kementerian Kesehatan yang mencakup enam bahasan utama, mulai dari kebijakan keamanan pangan, pencegahan cemaran, standar tempat pengelolaan, higiene perorangan, hingga tata cara pengolahan.

Untuk menjamin mutu pemahaman, Dinkes memberlakukan batas kelulusan evaluasi (post-test) minimal nilai 70 bagi peserta yang berhak mendapatkan sertifikat resmi keamanan pangan.

Dinkes Kota Pekalongan membuka pintu koordinasi bagi kelompok pelaku usaha atau komunitis UMKM kuliner dengan kuota minimal 10 orang untuk mengajukan penyelenggaraan pelatihan gratis ini melalui dinas maupun puskesmas terdekat. (way)

0 Komentar