6. Membagikan Daging Aqiqah
Daging aqiqah dapat dibagikan kepada keluarga, tetangga, dan orang yang membutuhkan.
Sebagian ulama menganjurkan agar daging dimasak terlebih dahulu, sementara sebagian lainnya dapat dibagikan dalam keadaan mentah.
Doa Saat Menyembelih Hewan Aqiqah
Saat menyembelih hewan aqiqah, penyembelih dapat membaca basmalah dan takbir, kemudian berdoa. Salah satu bacaan yang dicantumkan dalam panduan aqiqah adalah:
Baca Juga:Hari Baik Nikah dalam Islam Menurut Al-Quran dan Hadis, Lengkap dengan Syarat Sah Menikah!Hari Baik Menjual Ternak Menurut Tanggalan Umum agar Cepat Laku! Kamu Wajib Tahu
Bismillāhi wa Allāhu akbar. Allāhumma hādzihi ‘aqīqatu [nama anak], damuhā bidamihī wa lahmuhā bilahmihī wa ‘azhmuhā bi‘azmihī wa sya‘ruhā bisya‘rihī wa jilduhā bijildihī. Allāhumma aj‘alhā fidā’a li [nama anak] minan-nār.
Artinya, “Dengan nama Allah, Allah Maha Besar. Ya Allah, ini adalah aqiqah [nama anak]. Darahnya sebagai tebusan darahnya, dagingnya sebagai tebusan dagingnya, tulangnya sebagai tebusan tulangnya, rambutnya sebagai tebusan rambutnya, dan kulitnya sebagai tebusan kulitnya. Ya Allah, jadikanlah ia tebusan bagi [nama anak] dari neraka.”
Bacaan tersebut merupakan salah satu doa yang dicantumkan dalam panduan pelaksanaan aqiqah.
Orang tua sebaiknya memastikan bacaan dan sumbernya kepada ustaz atau ahli agama yang tepercaya.
Bagaimana Jika Orang Tua Belum Mampu Melaksanakan Aqiqah?
Aqiqah merupakan sunnah muakkadah, bukan kewajiban yang mengharuskan orang tua mengorbankan kebutuhan pokok keluarga.
Jika belum memiliki kemampuan finansial, pelaksanaannya dapat ditunda sampai kondisi memungkinkan.
Untuk anak laki-laki, menyembelih satu ekor kambing juga dapat menjadi pilihan ketika belum mampu menyediakan dua ekor.
Baca Juga:Hari Baik Menjual Ternak Menurut Primbon Jawa agar Transaksi Lebih Lancar dan membawa RezekiHari Baik Menjual Emas Perhiasan Menurut Tanggalan Umum agar Lebih Untung! Simak Waktu dan Tipsnya
Orang tua tidak perlu memaksakan diri berutang hanya untuk menyelenggarakan acara aqiqah.
Hal yang penting adalah memahami tujuan ibadah ini, yaitu sebagai ungkapan syukur atas kelahiran anak dan bentuk ketaatan kepada Allah.
Panduan aqiqah anak laki-laki dan perempuan membantu orang tua memahami waktu pelaksanaan, jumlah hewan, persyaratan penyembelihan, doa, dan pembagian daging sesuai tuntunan Islam.
Waktu yang paling utama adalah hari ketujuh setelah kelahiran, dengan dua ekor kambing atau domba untuk anak laki-laki dan satu ekor untuk anak perempuan menurut pendapat Mazhab Syafi’i dan Hanbali.
