BATANG, RADARPEKALONGAN.ID — Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Batang berkolaborasi dengan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Semarang menggelar pelatihan digital marketing bagi pelaku ekonomi kreatif (ekraf) dan pengelola wisata.
Pelatihan intensif selama lima hari yang berlangsung di Aula PKK Kabupaten Batang tersebut diikuti oleh 16 peserta dari berbagai latar belakang usaha, termasuk pelaku ekraf penyandang disabilitas.
Langkah ini ditempuh guna memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM) lokal dalam mengemas promosi destinasi wisata serta memperluas jangkauan pemasaran produk unggulan daerah secara digital.
Baca Juga:Antisipasi Potensi Kebakaran Tabung Gas, 96 Relawan Dapur MBG Kota Pekalongan Dilatih DamkarHilang Tiga Hari, Lansia di Patebon Kendal Ditemukan Meninggal Dunia di Area Persawahan
“Kemampuan memanfaatkan media digital sangat krusial agar potensi destinasi dan produk ekraf Batang makin dikenal luas sehingga mampu membuka peluang peningkatan pendapatan warga,” ujar Kabid Pemasaran Pariwisata Disparpora Batang, Maskun, di Batang.
Maskun menjelaskan, kurikulum pelatihan difokuskan pada penguasaan pembuatan konten kreatif, analisis ceruk pasar, optimasi media sosial, serta strategi visual branding produk.
Salah seorang peserta pelaku usaha bakery, Arny, menyambut antusias pembekalan ini karena memberikan wawasan praktis dalam mengenali keunggulan produk dan menentukan target konsumen secara tepat.
Melalui sinergi vokasi ini, Pemkab Batang berharap para pengelola destinasi dan pelaku usaha kreatif makin mandiri serta adaptif menghadapi persaingan industri pariwisata di era digital. (nov)
