KENDAL, RADARPEKALONGAN.ID — Mengantisipasi ancaman luapan air dan banjir akibat meningkatnya intensitas hujan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang memperketat pemantauan di tiga titik Daerah Pantauan Khusus (Dapsus) perlintasan rel di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.
Ketiga titik rawan yang menjadi fokus perhatian petugas mencakup KM 50+100 hingga KM 51+000 (petak Stasiun Krengseng–Plabuan), KM 20+744 hingga KM 21+100 (petak Stasiun Kalibodri–Kaliwungu), serta KM 15+1/2 (petak Stasiun Kaliwungu–Mangkang).
Langkah kesiapsiagaan tersebut ditempuh guna menjaga kestabilan badan jalan rel serta memastikan keselamatan operasional kereta api jalur Pantura tetap terjaga.
Baca Juga:Manfaatkan Peluang! Ramalan Keuangan Zodiak 21 Oktober 2026 untuk Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces Bersinar? Ramalan Keuangan Zodiak Rabu 21 Oktober 2026 untuk Leo, Virgo, Libra, dan Scorpio
“Pemantauan di titik Dapsus Kendal kami tingkatkan untuk mendeteksi potensi banjir sejak dini. Keselamatan perjalanan kereta api tetap menjadi prioritas utama,” ujar Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, di Semarang.
Luqman menerangkan, pemeliharaan rutin meliputi pengurasan saluran drainase, normalisasi gorong-gorong dari endapan lumpur dan sampah, hingga pengecekan kekuatan bantalan serta balas kricak di sepanjang perlintasan.
PT KAI Daop 4 Semarang juga menyiagakan Alat Material Untuk Siaga (AMUS) beserta personel teknis yang siap diterjunkan sewaktu-waktu jika terjadi kondisi darurat di lapangan.
Secara keseluruhan, Daop 4 Semarang memetakan sebanyak 13 titik Dapsus di sepanjang jalur perlintasan mulai Tegal hingga Blora, serta meminta warga melaporkan jika melihat genangan air mencurigakan di sekitar jalur rel. (fur)
