Pasokan MBG Terhenti 2 Pekan, Ratusan Santri Ponpes Darul Ulum Batang Minta Program Berjalan Kembali

Pasokan MBG Terhenti 2 Pekan, Ratusan Santri Ponpes Darul Ulum Batang Minta Program Berjalan Kembali
NOVIA ROCHMAWATI. HADIRI - Wakil Bupati Batang Suyono berkunjung ke pondok pesantren tersebut, Kamis (22/10/2026) malam.
0 Komentar

BATANG, RADARPEKALONGAN.ID — Ratusan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Ulum di Desa Tragung, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, mengeluhkan terhentinya pasokan Makan Bergizi Gratis (MBG) selama dua pekan terakhir.

Aspirasi tersebut disampaikan secara langsung saat Wakil Bupati Batang, Suyono, melakukan kunjungan kerja ke pesantren tersebut pada Kamis (22/10/2026) malam.

Pimpinan Ponpes Darul Ulum sekaligus Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Batang, KH Zainul Iroqi, membenarkan bahwa penghentian pasokan makanan gizi tersebut menjadi perhatian serius pengasuh mengingat antusiasme tinggi dari para santri.

Baca Juga:Terganggu? Ramalan Keuangan Zodiak 25 Oktober 2026 untuk Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan PiscesAda Kemajuan? Ramalan Keuangan Zodiak Minggu 25 Oktober 2026 untuk Leo, Virgo, Libra, dan Scorpio

“Penghentian pasokan terjadi karena Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karanganom sedang sanksi suspend. Kami mengkaji pengalihan ke SPPG terdekat agar 900 santri segera terlayani kembali,” ujar Wakil Bupati Batang, Suyono, di Batang.

Suyono yang juga menjabat dalam jajaran Satuan Tugas (Satgas) MBG Kabupaten Batang menegaskan bahwa evaluasi penyedia layanan dilakukan demi memastikan standar keamanan pangan tetap terjaga.

Pihak Pemkab Batang kini tengah berkoordinasi dengan pengelola program tingkat daerah untuk mengalihkan rute distribusi ke unit penyedia gizi terdekat agar pemenuhan gizi santri tidak terganggu lebih lama.

Kunjungan malam tersebut ditutup dengan silaturahmi serta doa bersama para santri demi kelancaran program pembangunan dan keberkahan tata kelola pemerintahan Kabupaten Batang. (nov)

0 Komentar