PEKALONGAN, RADARPEKALONGAN.ID — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekalongan menggelar ajang Lomba Dokter Kecil Tingkat Kota Pekalongan Tahun 2026 guna mencetak generasi muda yang paham dan peduli terhadap isu kesehatan sejak dini.
Puncak kompetisi yang diikuti oleh 14 peserta perwakilan dari seluruh puskesmas se-Kota Pekalongan tersebut berlangsung di Kantor Sekretariat TP PKK Kota Pekalongan, Selasa (27/10/2026).
Kegiatan ini diselenggarakan untuk menguji pengetahuan teoritis, keterampilan komunikasi, hingga kebugaran fisik para pelajar Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI).
Baca Juga:Cegah Longsor Susulan di Jalan Darupono, Pemkab Kendal Tanam 18 Tiang Pancang Senilai Rp 1,2 MiliarIni Saatnya! Ramalan Cinta Zodiak 29 Oktober 2026 untuk Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces
Kepala Dinkes Kota Pekalongan, Puji Winarti, menjelaskan bahwa seluruh peserta yang bertanding di tingkat kota merupakan para juara seleksi tahap awal di masing-masing puskesmas.
Para pemenang lomba nantinya akan menerima penghargaan khusus dari Wali Kota Pekalongan pada puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) 12 November 2026 mendatang.
“Alhamdulillah, pada kali ini kita bisa melaksanakan Lomba Dokter Kecil tingkat kota yang merupakan puncak dari kegiatan serupa di masing-masing puskesmas. Para juara sudah diumumkan dan hadiah juga telah diberikan. Nantinya, penghargaan akan kembali diberikan oleh Wali Kota pada puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) tanggal 12 November 2026 di Lapangan Setda,” ungkapnya di Pekalongan.
Proses seleksi dilakukan secara berjenjang, dimulai dari pengerjaan 50 soal pilihan ganda, pembuatan serta presentasi makalah ilmiah tema kesehatan, pemeriksaan fisik menyeluruh, hingga babak cerdas cermat.
Puji menekankan bahwa lomba ini dirancang tidak sekadar menguji hafalan materi, melainkan untuk membentuk duta atau kader kesehatan di lingkungan sekolah dan keluarga.
“Harapannya, anak-anak yang mengikuti lomba ini tidak hanya pintar menghafal materi kesehatan, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Mereka bisa menjadi duta kesehatan atau kader kesehatan di lingkungannya, baik di rumah, lingkungan tetangga dan masyarakat, maupun di sekolah,” jelasnya.
Prestasi tertinggi dalam ajang ini diraih oleh siswa kelas VI SDIT Ulul Albab perwakilan Puskesmas Tirto, Raditya Arkananta Januwaskita, yang sukses menyabet gelar Juara I.
Baca Juga:Overthinking? Ramalan Cinta Zodiak Kamis 29 Oktober 2026 untuk Leo, Virgo, Libra, dan ScorpioKomunikasi Lancar? Ramalan Cinta Zodiak Besok 29 Oktober 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, dan CancerÂ
Siswa yang akrab disapa Arka ini mengaku sempat tegang saat menyampaikan presentasi makalah tentang penyakit diabetes melitus di hadapan dewan juri, namun mampu melewatinya dengan baik.
